Kamis, 13 April 2017

Polusi Udara Juga Bisa Menjadi Penyebab Depresi

Posted by tina sindi on 02.22 with 6 comments

Populasi udara saat ini sudah tidak segar dan tidak sehat. Banyaknya kendaraan bermotor di jalan membuat udara semakin tercemar.Terutama yang tinggal dan bekerja di kota Jakarta. Polusi asap dan debu cukup membuat sesak dada kita. Apalagi bila kita bekerja di kota Jakarta dengan menggunakan kendaraan umum ataupun motor, udara yang kita hirup di jalan akan membuat kita bertambah stress ditambah lagi Ibu Kota yang selalu macet parah. Berjam - jam di jalan dalam keadaan macet dan berkendara membuat masalah pada pernafasan. Paparan polusi udara dalam jangka panjang bisa membahayakan kesehatan manusia. Efek awal terpapar polusi udara adalah pusing, sesak napas hingga menimbulkan depresi.


Oleh sebab itu pencegahan kesehatan kita yang utama untuk pengendara motor adalah memakai masker. Masker membantu bahkan setidaknya mencegah polusi udara masuk ke tubuh kita. Sayangnya masih banyak masyarakat yang tidak peduli dengan kesehatannya sendiri. Banyak yang masih tidak mau memakai masker. Padahal itu semua demi kesehatan tubuhnya sendiri. Gimana mau melindungi keluarga kalau kesehatannya bukan prioritasnya.

Tanpa disadari paparan udara yang tidak sehat dan tercemar akan membuat kita menjadi Depresi awal. Kalah sudah begini bisa dipastikan lambat laun depresinya akan bertambah parah.


Wah...kalau sudah Depresi ini yang membuat kita takut. Gimana tidak, Depresi bukan lagi di anggap hal enteng, tetapi Depresi adalah salah satu penyakit berbahaya di Indonesia.


Depresi sendiri bisa terjadi pada siapa pun. Hal ini menyebabkan kerusakan mental dan mempengaruhi kemampuan orang untuk melaksanakan tugas sehari-hari. Sebab, pengidap depresi ditandai dengan perasaan yang menurun seperti muram, sedih sampai perasaan tertekan. Dan untungnya, depresi dapat dicegah.


Iya...Depresi dapat dicegah bila kita tahu orang itu terkena Depresi. Sayangnya Depresi itu susah terdeteksi. Jadi orang yang depresi sendiri pun tidak sadar bahwa dirinya menderita depresi, apalagi orang lain?
Nah...jadi tetap berbahaya juga kan Depresi itu?


Orang yang terkena Depresi akan membahayakan diri nya sendiri. Sehingga bila orang yang terkena Depresi dibiarkan berkendara di jalan akan membahayakan dirinya dan juga orang lain.

Untuk mencegah meluasnya depresi ke tengah masyarakat, Portal Otomotif No. 1 di Indonesia, http://www.mobil123.com dan media online lifestyle Otospirit.com mengadakan kegiatan sosial "Mask for bikers". 

Sebanyak 1.000 masker dibagikan kepada pengguna kendaraan sepeda motor yang melintasi Jalan Radin Inten 2 Buaran, Jakarta Timur. Tepatnya di persimpangan jalan Buaran Jakarta Timur. Kegiatan membagikan masker ini di mulai pada pukul 16.00 - 17.00 WIB.

Kegiatan ini di sambut positif oleh para komunitas bikers. Kegiatan mask for bikers melibatkan 15 bikers dari lima komunitas sepedamotor yaitu :

  • Journalist N-Max Club
  • Suzuki GSX Club Indonesia
  • Ninja Injection Owners
  • Jakarta Max Owner Club
  • Vario Owner Medias.

Dan selanjutnya mereka turut membagikan seribu masker kepada para pengguna jalan.

Kondisi ini praktis menimbulkan daya tarik para pemotor dengan menghampiri dan mengambil masker-masker untuk memenuhi kebutuhan mereka dalam berkendaran sepedamotor.


Regia Glamouria selaku Direktur Mobil 123.com dan Otospirit.com mengatakan, kegiatan ini untuk menyambut Hari Kesehatan Dunia yang jatuh pada tanggal 7 April setiap tahunnya. Untuk tahun ini, tema global Hari Kesehatan Dunia adalah "Depression : Let's Talk".


“Kami merasa masalah depresi ini menjadi tanggung jawab bersama. Kami telah memutuskan untuk fokus Hari Kesehatan Dunia 2017 dengan menggelar kegiatan yang mengarah pada kesehatan lebih baik dengan membagikan masker kepada pengguna sepedamotor," kata Regia Glamouria ( 12/4/2017 ).


Menurut Regia Glamouria, kegiatan ini dilakukan untuk menghindari pengguna sepedamotor terpapar polusi udara yang dikeluarkan oleh kendaraan bermotor, di mana dampaknya akan sangat mengganggu kesehatan di kemudian hari.


"Satu hal yang perlu diingat, polusi udara berpotensi mengacaukan pikiran dan merusak kesehatan manusia.
Masker sangat bermanfaat bagi pemotor agar terhindar dari polusi saat berangkat ke sekolah, kampus atau tempat kerja," ucap Regia.
Pada bulan Oktober 2016, World Health Organization (WHO) meluncurkan kampanye satu tahun untuk memastikan banyak orang yang terkena depresi di semua negara harus mendapatkan bantuan. Dengan kegiatan bagi-bagi masker ini tentunya bisa mewujudkan program WHO.


Di 2015, WHO mencatat lebih dari 300 juta orang menderita depresi atau setara dengan 4,4 persen dari populasi dunia. Hampir setengah dari orang-orang ini hidup di wilayah Asia Tenggara dan Kawasan Pasifik Barat. Dan 3 juta kematian per tahun akibat terpapar polusi udara, di mana 90 persen kematian banyak terjadi di negara berkembang.
Di Indonesia, sebanyak 9,1 juta orang menderita depresi atau sekitar 3,7 persen dari populasi.

Nah...untuk itu yuk kita sama - sama menjaga kesehatan tubuh kita. Sayangi tubuh kita, demi kehidupan yang lebih baik, pakailah masker agar mencegah populasi udara yang sangat berbahaya.
Kalau bukan kita, siapa yang akan menyayangi diri kita sendiri.


Kamis 13 April 2017
tinapurbo@gmail.com
Categories:

6 komentar:

  1. Yuk lah jangan lupa pake masker kalau berkendara ..masker juga banyak yang ketje lho gambar dan bentuknya hehe.

    BalasHapus
  2. Yuk lah jangan lupa pake masker kalau berkendara ..masker juga banyak yang ketje lho gambar dan bentuknya hehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah...iya bener mba Amel, ingat ya...lindungi diri kita sendiri, pakai masker saat mengendara motor

      Hapus
  3. aku mau dong diksh maksker hehehe. setiap hari naik ojek online kdng aku bawa masker sendiri dr rmh krn penting banget biar ngak kena debu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Akupun juga gitu mba turis cantik, bw masker sendiri, karena sy jg paling cepet bgtt reaksi klu kena debu/asap. Jd ya, melindungi diri jg

      Hapus
  4. Hidungku suka 'depresi' kalo dikasi masker, ada solusi nggak ya? Jd suka sakit gt, dilema sih..*malah curcol..

    BalasHapus