Sabtu, 15 Juli 2017

Resolusi Tengah Tahun, Berani Memulai Tanpa Tapi Tanpa Nanti

Posted by tina sindi on 05.32 with 1 comment

Assalamu'alaikum....saya kembali menyapa teman - teman dihari Sabtu ceria, harinya keluarga buat saya. Bagaimana dengan teman-teman...

Hari Sabtu dan Minggu biasanya hari Keluarga buat saya. Tetapi terkadang ada salah satu anggota keluarga diantara kami yang ada acara diluar, akhirnya hari Sabtu dan Minggu menjadi hari yang sangat mahal buat keluarga saya. Tetapi harus tetap konsekuensi setiap seminggu sekali kita harus kumpul bersama, tidak ada yang boleh keluar rumah.

Tapi bukan masalah hari Keluarga yang saya bahas disini, saya ingin membahas tentang resolusi tengah tahun.

Aneh....resolusi kan harusnya akhir tahun atau awal tahun ya...

Iya sih...tapi berhubung kita sudah memasuki pertengahan bulan Juli, jadi saya akan membahas resolusi tengah tahun.
Awal tahun lalu saya sudah membuat beberapa resolusi. Tapi sampai tengah tahun ada yang sudah terlaksana dengan baik, ada yang belum tercapai dan masih angan - angan saja. Maka dari itu pertengahan tahun ini, saya kembali membuat resolusi yang sampai saat ini belum bisa saya laksanakan dengan baik.

Saya akan berbagi beberapa resolusi tengah tahun ini, diantaranya :

Resolusi yang Pertama dan yang selalu gagal adalah, saya ingin sekali disiplin dalam mengatur waktu. Saya ingin sekali membagi waktu dengan baik terutama dalam waktu mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Belakangan ini sulit sekali saya disiplin waktunya. Padahal saya bangun tidur dari jam 4.30 pagi, seperti biasanya saya menyiapkan minuman dan sarapan untuk suami yang akan berangkat kerja dan anak - anak yang akan berangkat kuliah dan sekolah. Setelah mereka berangkat beraktifitas ingin rasanya mengerjakan pekerjaan yang lainnya, supaya sebelum siang semua pekerjaan rumah tangga selesai. Tapi nyatanya belakangan ini, begitu rumah sepi karena suami dan anak-anak sudah berangkat beraktifitas, tapi saya malah santai - santai di kasur kembali yang tidak terasa sampai menjelang siang. Setelah siang saya mulai menyesal, ingin rasanya waktu diputar kembali. Alhasil saya menjadi terburu-buru mengerjakan pekerjaan rumah dan baru selesai menjelang magrib. Dan tentu saja hasilnya jadi kurang maksimal.
Semoga pertengahan tahun ini, saya bisa disiplin ketat lagi untuk urusan mengatur waktu.

Resolusi berikut nya yang belum terpenuhi adalah saya ingin membahagiakan orang tua terutama bapak. Saya merasa belum maksimal membahagiakan bapak. Semoga saya bisa membahagiakan bapak terus supaya saya tidak menyesal nantinya.

Resolusi yang ketiga saya yaitu ingin sekali sembuh dari penyakit saya. Bukan penyakit berat tapi butuh semangat dan disiplin. Saya sering sekali mengabaikan kesehatan saya. Terlambat minum obat, terlambat makan dan melanggar larangan dokter. Kalau sudah kambuh baru menyesal. Kesal pada diri sendiri, kenapa kesehatan diri sendiri sering terabaikan. Padahal kalau saya menuruti semua yang dianjurkan dokter, mungkin penyakit saya tidak akan kambuh lagi. Mulai ketat pada diri sendiri untuk menjaga kesehatan untuk diri saya sendiri dan keluarga.

Resolusi lainnya dan sangat penting adalah yang sedang saya kerjakan sekarang. Ingin bisa konsisten dalam menulis, terutama One Day One Post ( ODOP ). Ini yang masih susah saya kerjakan. Ingin rasanya setiap ada event, maksimal 1 hari saya tulis liputan nya. Tapi nyatanya terkadang ide dan mood datang menjelang deadline. Rasanya kesel banget deh....jadi pengen marahin diri sendiri. Padahal setelah selesai event tuh tema nya masih terekam banget di otak, tapi selalu kuatan malasnya dibandingkan semangatnya. Bahaya banget kan...

Resolusi yang terakhir adalah ingin sekali membahagiakan anak-anak dan suami dengan hasil jerih payah saya sendiri. Yang akan membuat mereka bahagia dan bangga pada mamanya. Saya sedang menabung untuk mewujudkan resolusi ini. Ingin sekali mewujudkan keinginan suami dan anak-anak dari jerih payah saya sendiri. Semoga saya bisa mewujudkannya...Amin.

Bagi saya, kebahagiaan keluarga diatas segalanya. Ingin membuat Keluarga saya bahagia dan bangga pada mama nya. Apapun akan saya lakukan demi keluarga.

Semoga semua resolusi tengah tahun ini bisa saya laksanakan dengan baik dan memuaskan.
Walaupun ada beberapa resolusi yang tidak bisa saya tuliskan disini, cukup saya dan suami yang tahu. Karena setiap manusia pasti punya resolusi - resolusi yang ingin terlaksana.

Bagaimana dengan resolusi teman - teman....
Share yuk....

Wassalamu'alaikum warahmatullahi


Sabtu 15 Juli 2017
tinapurbo@gmail.com
Categories:

1 komentar:

  1. Yoiii maak... bahagia itu sederhana sebenarnya yah mak. Pagi-pagi lihat muka suami sumringah atau segepok warna merah ada di atas meja, amaaaan. Hahahahaha.

    BalasHapus