Siegwerk Meluncurkan Digital Library Dan YauthCan! Di SOS Children Village Jakarta


Saya selalu menahan air mata supaya tidak jatuh didepan umum. Terutama di depan anak-anak yang kehidupannya kurang beruntung. Anak-anak yang tidak mempunyai orang tua, atau ditelantarkan orang tua bahkan tidak sedikit yang tidak mengenal orang tuanya. Dalam hati hanya berucap untuk anak saya "beruntung sekali nak....kalian masih memiliki orang tua, meski hidup tidak mewah". Itulah kehidupan, apapun keadaannya tetap harus selalu bersyukur.

Fakta membuktikan tidak semua anak bisa merasakan momen-momen bahagia masa kecil. Di dunia ini banyak anak yang terpaksa hidup sendiri tanpa pengawasan orang tuanya. Anak- anak ini kehilangan sosok yang bisa mendengarkan, mendukung dan peduli pada mereka. 1 dari 10 anak tidak mendapatkan perlindungan dari orang tua. Oleh sebab itulah SOS Children Village bekerja untuk memastikan setiap anak tumbuh dilingkungan yang penuh kasih sayang agar mereka bisa menggapai masa depan yang cerah.

Kamis 01 November 2018 saya berkesempatan berkunjung ke SOS Children Village Jakarta. SOS Children Village adalah organisasi nirlaba yang aktif memperjuangkan hak-hak anak dan berkomitmen membantu terpenuhi nya kebutuhan anak-anak sejak tahun 1949. Kegiatan SOS Children Village di 134 negara menitikberatkan pada pengasuhan berbasis keluarga (Family-Based Care) untuk anak-anak yang telah kehilangan atau berisiko kehilanganan pengasuhan orang tua. Pengasuhan alternatif berbasis keluarga berupaya menghadirkan konsep keluarga dan hubungan emosional yang terbuang seperti layaknya keluarga pada umumnya.

SOS Children’s Village Jakarta berdiri diatas tanah seluas tiga hektar. SOS Children Village Jakarta terdiri dari 15 rumah keluarga. Satu rumah berisi 10-15 anak dengan 2 ibu asuh SOS atau sebagai ibu mereka selama tinggal di rumah tersebut. Sebagai bentuk pengasuhan berbasis keluarga bertujuan menciptakan lingkungan keluarga pengganti yang mampu memberikan pengasuhan yang layak dan aman sehingga anak-anak bisa mendapatkan kembali kehangatan keluarga yang  penuh perhatian dan  masa-masa kanak-kanak yang membahagiakan. SOS Children Village Jakarta mengasuh sekitar 150 anak yatim piatu atau terlantar hingga menemukan rumah baru mereka disini. Berbagai usia ada disini, mulai dari bayi hingga remaja. Ibu asuh mereka sangat menyayangi anak-anaknya di SOS ini layaknya anak sendiri. Mereka mengasuh dengan sepenuh hati dan kasih sayang agar para anak disini bisa merasakan juga kasih sayang seorang ibu.

Berkunjung ke SOS Children Village ini rasanya haru dan sedih. Terharu melihat para ibu asuh tiap rumah sangat menyayangi anak-anak SOS Children Village layaknya anak sendiri. Sedih melihat wajah anak-anak tanpa dosa ini tidak mendapatkan perhatian dan kasih sayang orang tua kandungnya. Untung saja mereka anak yang tidak berdosa mendapatkan perlindungan, kasih sayang dan juga perhatian di SOS Children Village ini. Untuk yang ingin mendapat informasi lebih lanjut tentang SOS Children Village bisa kunjungi : www.sos.or.id

Peluncuran Digital Library Di SOS Children Village

Pada kesempatan ini Siegwerk bermitra dengan SOS Children Village Indonesia meluncurkan sebuah program bertajuk Digital Library sebagai kontribusi bagi peningkatan kapabilitas kaum muda Indonesia yang mampu menghasilkan generasi muda yang mandiri. Siegwerk menyumbangkan beberapa unit komputer terbaru untuk Library SOS Children Village.

Dalam acara peluncuran "Digital Library" ini hadir CEO Siegwerk, Herbert Forker. Herbert Forker menjelaskan bahwa sistem pendidikan saat ini anak-anak membutuhkan akses ke sumber daya digital dan metode kerja karena pengalaman digital mereka akan sangat mempengaruhi prospek masa depan untuk kelayakan kerja. Itu sebabnya Siegwerk mendukung SOS Children Village Jakarta untuk meningkatkan standar digitalnya dengan meningkatkan perpustakaan yang ada menjadi fasilitas digital. Siegwerk mensponsori perangkat komputer baru, jaringan internet, peralatan presentasi interaktif yang canggih dan fasilitas konfrensi video.

Selain itu 15 rumah keluarga telah dilengkapi dengan komputer, akses internet dan jaringan keperpustakaan. Ini memudahkan para remaja di SOS Children Village untuk bekerja dan belajar dari rumah tanpa tergantung pada pusat komputer publik atau perpustakaan. Perpustakaan yang baru di resmikan di SOS Children Village juga akan berfungsi sebagai pusat pembelajaran komputer bagi anak remaja SOS Jakarta yang membutuhkan pelatihan lebih lanjut.

Direktur Nasional SOS Children Village Indonesia, Gregor Hadi Nitihardjo menjelaskan Siegwerk juga mendukung program YouthCan! Program yang secara konkret membantu kaum muda di Indonesia untuk siap menghadapi dunia kerja. Saat ini lebih dari 64 juta anak muda diseluruh dunia menganggur dan banyak yang tidak memiliki penghasilan cukup untuk membangun kehidupan yang stabil dan mandiri. Program YouthCan! Memberdayakan kaum muda, membantu mereka mempersiapkan menuju kemandirian.

Tentang Siegwerk

Siegwerk adalah perusahaan keluarga yang dimiliki generasi keenam, adalah salah satu produsen internasional terkemuka untuk tinta cetak dan solusi untuk kemasan, label, dan katalog. Dengan pengalaman lebih dari 180 tahun, Siegwerk memiliki keahlian dan pengetahuan yang mendalam mengenai banyak prosedur pencetakan. Jaringan manufaktur dan layanan global memastikan pelanggan mendapatkan produk dan layanan berkualitas tinggi secara konsisten. Untuk informasi lebih lanjut tentang Siegwerk dapat mengunjungi www.siegwerk.com

Rasanya ingin terus berada di SOS Children Village Jakarta ini. Maklumlah saya seorang ibu yang merasakan bagaimana senangnya melihat anak-anak. Ingin rasanya ikut terjun langsung melihat keseharian mereka. Owh...ya untuk menjadi ibu asuh di SOS Children Village ini syaratnya harus singlenya (janda ataupun yang belum menikah).  Saat ini SOS Children Village Indonesia mengasuh lebih dari 5.000 anak yang tersebar di 10 kota di Indonesia, yaitu : Lembang, Jakarta, Bogor, Semarang, Yogyakarta, Tabanan, Maumere, Banda Aceh, Meulaboh dan Medan.

SOS Children Village adalah tempat terbaik untuk tumbuh kembang seorang anak. Anak-anak akan aman dan nyaman berada di SOS Children Village karena mendapatkan pengasuhan dan perlindungan keluarganya. Supaya keluarga - keluarga mampu menyediakan lingkungan yang asah-asih-asuh, stabil, dan aman, SOS Children Village memberikan pelayanan dasar langsung kepada anak dan juga meningkatkan kapasitas orang tua.



Komentar

Postingan Populer