Kamis, 20 Oktober 2016

Karena Mata Sangat Penting untuk Kehidupan Kita

Posted by tina sindi on 00.53 with 4 comments

Mata adalah organ tubuh yang sangat penting. Sangat penting sekali, maka dari itu mata harus dijaga dengan baik. Rawat mata kita dengan baik,lakukan penanggulangan gangguan penglihatan dan kebutaan.

Kamis 13 Oktober 2016 bertempat di Kantor Kementrian Kesehatan RI kuningan saya menghadiri undangan blogger dalam rangka "Hari Penglihatan Sedunia 2016". Acara ini dihadiri oleh pelajar SMA Negeri dan MAN di Jakarta.

Hadir sebagai Narasumber adalah :


  • Dr. Lili S Sulistyowati ( Direktur Penanggulangan Penyakit Tidak Menular )
  • Dr. Gitalisa Andayani Adriono SpM (K) Selaku Perwakilan Persatuan Dokter Mata Indonesia ( Perdami )
  • Dra. Ratih Ibrahim, M.M ( Psikolog )


Dalam acara bertema " Solid dan Sinergi Mencegah Kebutaan" ini membahas bahaya mata kita. Sebagai pembuka acara, Dr. Lili S Sulistyowati  menjelaskan mata adalah penyakit berbahaya tapi tidak menular. Oleh sebab itu dianjurkan jaga lah mata kita dari berbagai macam penyakit. Lindungi mata kita dari debu, kotoran, sinar ultra violet dan juga komsumsi buah dan sayur agar mata kita terhindar dari berbagai macam penyakit mata yang berakibat pada kebutaan. Perhatikan mata kita lewat cermin, ini adalah suatu upaya kita untuk melihat mata kita sehat atau sebaliknya. Ciri - ciri mata sehat ada beberapa tanda. Apa saja ciri - ciri mata sehat, berikut ini uraian ciri - ciri mata sehat.

Bagaimana Ciri - ciri mata sehat ?


  • Kelopak mata dapat membuka dan menutup dengan baik.
  • Bulu mata teratur dan mengarah keluar.
  • Kornea ( selaput bening ) benar - benar jernih.
  • Pupil ( orang - orangan mata ) benar - benar hitam.
  • Pupil bergerak sesuai intensitas cahaya ( mengecil saat cahaya terang dan melebar saat cahaya redup ).
  • Penglihatan setiap mata jelas dan fokus.

Nah...diatas adalah ciri - ciri mata sehat, jadi...sudah sehat kah mata anda? Jika dari ciri - ciri diatas ada yang berbeda dari mata kita segera lakukan pemeriksaan ke Dokter lebih lanjut, agar bisa ditangani lebih dini.

Pemaparan di lanjutkan oleh Dr. Gitalisa Andayani Adriono SpM (K) ini membahas tentang pelindungan mata dan beberapa penyakit mata berbahaya yang dapat mengakibatkan kebutaan.
DR. Gita menjelaskan dalam keadaan diluar rumah sebaiknya mata dilindungi dengan memakai kaca mata. Hal ini dapat membantu mata dari debu, asap, dan juga berbagai iritasi yang terjadi diluar rumah. Terutama pengendara motor. Karena debu diluar rumah sangat berbahaya, tidak hanya debu halus saja, tapi debu kerikil pun dapat mengenai mata kita. Jadi waspada akan bahaya itu sendiri. Lindungi mata kita dengan memakai kaca mata, agar debu tidak masuk kedalam mata.
Selain debu juga sebisa mungkin hindari membaca ditempat gelap ataupun remang - remang. Karena hal ini dapat memicu penglihatan kita bekerja lebih berat lagi untuk berusaha membaca. Ini dapat mengakibatkan mata kita kabur. Membaca dalam keadaan gelap atau remang - remang dapat mengakibatkan penyakit mata yang berbahaya.
Telalu lama menggunakan gadget ataupun laptop dan komputer juga bahaya untuk kesehatan mata kita. Sinar cahaya dr gadget ataupun laptop dapat memicu terjadinya sakit pada mata. Menggunakan gadget ataupun membaca sambil berjalan juga akan berdampak buruk pada mata kita.

Dr. Gita Sp.M (K) menjelaskan ada beberapa penyakit mata yang berbahaya dan akan berakibat pada kebutaan. Penyakit mata berbahaya diantaranya :

- Gangguan Refraksi
- Katarak
- Glaukoma
- Retinopati Diabetik

1.Ganguan Refraksi adalah :

Gangguan yang terjadi akibat cahaya yang difokuskan tidak tepat pada makula, sehingga terjadi keluhan penglihatan buram.
Ada Beberapa jenis gangguan Refraksi di antaranya :

A. Kalainan Refraksi dimana seseorang tidak dapat melihat objek yang jaraknya jauh atau
penglihatan menjadi kabur atau buram.

Gejala yang terjadi :


  • Penglihatan kabur ( ketika melihat dekat).
  • Saat membaca mata menjadi lelah, ber air dan pedas.
  • Kadang - kadang sakit kepala, mata terasa tegang dan pegal.
  • Penglihatan menjadi lebih buruk pada malam hari.
  • Lebih mendekat pada objek atau benda.
  • Sering mengucek mata atau berkedip.


B. Hipermetropi ( Rabun dekat ).
Adalah kelainan refraksi dimana seseorang tidak dapat melihat objek yang jaraknya dekat.

Gejala yang terjadi adalah :


  • Penglihatan kabur ( ketika melihat dekat ).
  • Saat membaca, mata menjadi lelah, ber air, dan pedas.
  • Kadang - kadang sakit kepala, mata terasa tegang dan pegal.


C. Astigmatisma ( Mata Silindris )
Adalah kelainan mata yang disebabkan karena lengkung kornea mata tidak merata, sehingga menyebabkan bayangan yang terlihat kabur dan hanya terlihat jelas pada satu titik saja atau bayangan yang agak jauh akan tampak kabur dan bergelombang.

Gejala yang terjadi adalah :


  • Sakit kepala.
  • Kelelahan pada mata dan kabur saat melihat benda berjarak dekat atau jauh.
  • Saat membaca mata menjadi kabur, huruf terlihat ganda atau bertumpuk.


D. Presbiopia ( mata tua )

Gejala nya adalah :


  • Kelelahan mata atau sakit kepala setelah membaca atau melakukan pekerjaan dengan melihat objek yang dekat.
  • Kesulitan membaca tulisan yang kecil.
  • Ketika membaca berusaha menjauhkan buku.
  • Menyipitkan mata saat melihat objek dekat.

"Kelainan refraksi yang tidak terkoreksi ini akan mengganggu aktivitas  dan produktivitas penderita. Khusus pada balita dan anak, kelainan refraksi yang tidak terkoreksi berisiko menimbulkan gangguan penglihatan permanen.

2. Katarak

Katarak adalah kekeruhan pada lensa yang menyebabkan penurunan tajam penglihatan atau tidak mampu melihat dengan jelas.

Gejala Katarak antara lain :


  • Penglihatan kabur, berasap, berselaput. Ciri khas nya adalah orang yang menderita katarak seperti melihat dari balik air terjun atau kabut putih.
  • Silau
  • Sulit mendapatkan ukuran kaca mata yang tepat.
  • Untuk penderita katarak tingkat lanjut, biasanya tampak bagian putih di daerah orang - orangan mata.

" Katarak merupakan penyebab terbesar kebutaan di Indonesia".

3. Glaukoma

Glaukoma adalah gangguan penglihatan yang disebabkan meningkatnya tekanan pada bola mata yang merusak serabut saraf retina. Kerusakan ini bersifat permanen, dan dapat berakhir pada kebutaan. Glaukoma juga dapat disebabkan oleh Hipertensi dan Diabetes Melitus.

Gejala Glaukoma diantaranya adalah :


  • Nyeri pada mata.
  • Sakit kepala.
  • Melihat bayangan di sekeliling cahaya lampu.
  • Mata memerah.
  • Mual atau muntah.
  • Pandangan samar dan,
  • Penglihatan yang makin menyempit hingga pada akhirnya tidak dapat melihat sama sekali.

"Glaukoma adalah SIPENCURI PENGLIHATAN. Glaukoma adalah penyebab kebutaan kedua terbesar di dunia setelah katarak".

4. Retinopati Diabetik.

Retinopatik diabetik adalah penyakit mata yang diakibatkan oleh diabetes.

Gejala Retinopatik diabetik adalah :

  • englihatan yang kabur.
  • Sulit melihat saat malam.
  • Munculnya benang tipis dalam penglihatan.
  • Penglihatan yang ber ubah - ubah.
  • Ketidak mampuan untuk melihat warna dengan benar.
  • Adanya titik gelap atau lubang dalam pandangan.
  • Kehilangan kemampuan penglihatan ( dalam tahap lanjut ).


Selain itu masih banyak sekali penyebab lain yang terjadi dan memicu sakit mata, yang kita tidak sadari dan sering kita lakukan sehari - hari.
Untuk itu lakukan penanggulangan gangguan penglihatan dan kebutaan sejak dini, agar terhindar dari bahaya sakit yang terjadi pada mata kita.

Untuk mencegah terjadinya gangguan penglihatan dan kebutaan dapat dilakukan dengan beberapa cara diantaranya :


  1. Menghindari membaca dengan jarak yang terlalu dekat.
  2. Membaca di tempat terang atau tempat dengan tingkat pencahayaan yang cukup.
  3. Tidak membaca dengan tiduran.
  4. Tidak menonton televisi pada jarak yang terlalu dekat.
  5. Menghindari penggunaan computer dengan jarak monitor ke mata terlalu dekat.
  6. Melakukan gerakan atau olah raga mata agar menjadi lebih kuat dan elastis.
  7. Komsumsi makanan yang mengandung Vitamin A dan diet gizi yang seimbang.
  8. Istirahat yang cukup.
  9. Hindari asap rokok.

Apabila mata kita mengalami masalah mata seperti yang diuraikan diatas, sebaiknya lakukan pemeriksaan mata lebih lanjut, agar dapat ditangani lebih cepat.
Pemeriksaan gangguan penglihatan mata dapat dilakukan di berbagai Rumah Sakit ataupun klinik.

Deteksi dini gangguan penglihatan dan kebutaan dapat dilakukan di :
1. Posbindu, melalui pemeriksaan sederhana.
2. Puskesmas.
3. Klinik Swasta.
4. Rumah Sakit.

Cegah dan obati penyakit pada mata yang mengakibatkan kebutaan sejak dini.

Acara peringatan Hari Penglihatan Sedunia 2016 ini juga dihibur dengan tarian yang dibawakan oleh salah satu SMA Negeri di Jakarta.
Selain dihibur dengan tarian juga di umumkan pemenang lomba foto mengenai objek mata yang diadakan untuk siswa siswi Sekolah Menengah. Karya - karya yang dilombakan keren - keren, untuk mendukung gerakan pencegahan gangguan pada mata yang mengakibatkan kebutaan.




Setelah pemberian piala dan hadiah kepada para pemenang foto, acara diteruskan dengan pemaparan yang santai dan menghibur semua undangan yang hadir.

Pemaparan Nara sumber terakhir yaitu Dra. Ratih Ibrahim, M.M Psikolog ini sangat santai dan penuh dengan humor yang membuat kita semua tertawa. Ibu Ratih Ibrahim menjelaskan sedikit tentang mata dan dampaknya. Kita tidak boleh ketergantungan terhadap gadget.
Sebisa mungkin hindari disaat - saat tertentu untuk tidak menggunakan gadget. Misalnya saat makan, santai bersama keluarga dan saat dijalan. Menggunakan gadget saat berjalan akan berdampak pada ketidak fokusan kita, ini akan berbahaya sekali apalagi dijalan raya. Dampak lainnya badan menjadi bongkok dan tidak proposional. Hal ini akan mengakibatkan buruk pada bentuk tubuh kita. Berjalan dengan membaca gadget pun akan membuat mata kita sakit. Bahaya yang timbul mata menjadi minus. Usahakan dalam perjalanan ada baiknya tidak menggunakan gadget kecuali dalam situasi urgent.
Batasi pemakaian gadget karena sinar dari gadget itu sendiri juga akan berbahaya pada mata kita. Menggunakan gadget saat tiduran juga tidak diperbolehkan. Saat tidur sebaiknya gadget dimatikan, ini akan membuat kita ketergantungan terhadap gadget akan berkurang. Semua pencegahan terhadap mata sebenarnya sangat mudah. Kita sendiri yang bisa melakukan hal - hal yang membuat mata kita akan sehat. Hindari hal - hal diatas yang membuat mata kita ter iritasi dan kombinasikan dengan mengkomsumsi pola makanan sehat. Perbanyak makan sayur dan buah - buahan dapat membantu mata kita menjadi sehat dan terhindar dari berbagai penyakit mata.

Kalau bukan kita yang merawat mata kita, siapa yang akan merawat mata kita sendiri.
Kesehatan sangatlah mahal jadi lakukan hidup sehat dan seimbang.
Jangan biarkan mata kita menjadi rusak dan sakit.

"AYO...Lakukan Penanggulangan Gangguan Penghlihatan Dan Kebutaan".

Kamis 20 Oktober 2016
tinapurbo@gmail

Categories:

4 komentar:

  1. lebih baik mencegah ya dr pada mengobati

    www.travellingaddict.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas budy, duh ngeri klu soal mata mah

      Hapus
    2. Iya mas budy, duh ngeri klu soal mata mah

      Hapus
  2. thank informasinya.
    apakah kacamata yang kita pakai, baiknya sering dipakai atau ketika diperlukan saja ya?

    BalasHapus