Minggu, 31 Juli 2016

Imunisasi Penting Bagi Anak-Anak

Posted by tina sindi on 06.48 with 1 comment
"Vaksin" adalah bahan antigenik yang digunakan untuk menghasilkan kekebalan aktif terhadap suatu penyakit sehingga dapat mencegah atau mengurangi pengaruh infeksi oleh organisme alami atau liar.
Vaksin dapat berupa galur virus atau bakteri yang telah dilemahkan sehingga tidak menimbulkan penyakit.
Vaksinasi disebut juga imunisasi adalah pemberian Vaksin ke dalam tubuh seseorang untuk memberikan kekebalan terhadap penyakit tersebut.

Jadi kesimpulannya :
Vaksin adalah bendanya, sementara Vaksinasi adalah tindakannya memberi / menyuntikkan zat untuk kekebalan tubuh.

Oleh sebab itu kita sebagai orang tua khususnya Ibu harus memberikan imunisasi pada anak-anak kita, karena imunisasi ini sangat penting sekali untuk pertumbuhan sang buah hati.
Sehatkan anak-anak kita, sehatkan anak-anak Indonesia dengan imunisasi. Karena ini adalah salah satu program dari pemerintah dalam pemberian imunisasi. Bersyukur dan senang bahwa Vaksin Palsu dapat terbongkar di tahun ini. Andai saja tidak harus berapa banyak lagi anak-anak Indonesia yang akan menjadi korban vaksin palsu.

Vaksin Palsu akan menjadi pekerjaan baru buat pemerintah, BPOM dan juga peran masyarakat dan peran orang tua harus lebih kritis. Mari kita sama-sama, saling bahu membahu dalam kasus vaksin palsu ini, ini bukan saja menjadi pekerjaan pemerintah, tapi juga ini menjadi pekerjaan bagi kita semua untuk saling bekerja sama. Tak kalah pentingnya dalam kasus ini adalah badan BPOM harus lebih teliti lagi dalam pengecekan dan dapat menjamin obat – obatan, makanan dan minuman aman dan terjamin ke asliannya, peran masyarakat dan juga peran orang tua harus lebih kritis lagi menjadi pembelajaran yang sangat penting. Ini bukan hanya pekerjaan pemerintah saja tapi ini menjadi pekerjaan kita semua termaksud peran serta masyarakat dan juga orang tua.
Prof. Dr. Sri Rejeki S Hadinegoro Sp. A(K) beliau adalah Anggota Satgas Imunisasi dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dalam kesempatan diskusi bersama blogger jum’at 29 Juli 2016 di Park Line Hotel Jakarta memberikan pemaparan dalam tema Sehatkan Anak Indonesia dengan Imunisasi.
Dr, Sri menjelaskan pentingnya imunisasi untuk anak agar anak mendapat kekebalan tubuhnya dari berbagai macam penyakit ringan maupun penyakit berbahaya yang akan menyebabkan kematian /cacat.

Vaksinasi adalah suatu cara pencegahan penyakit pada tubuh manusia terutama anak-anak. Dan tak kalah pentingnya selain imunisasi lingkungan  bersih juga mempunyai pengaruh besar pada kesehatan sang anak. Diantaranya adalah penyediaan air bersih menjadi sumber yang paling penting. Ketika anak baru lahir harus sesegera mungkin diberikan imunisasi. Imunisasi bisa didapat melalui cara aktif dan cara pasif. Vaksinasi adalah imunisasi aktif.

Imunisasi Aktif

Imunisasi aktif dapat timbul ketika seseorang bersinggungan dengan, sebagai contoh mikroba. Sistem kekebalan akan membentuk antibodi dan perlindungan / perlawanan lainnya terhadap mikroba. Imunisasi aktif buatan adalah dimana mikroba atau bagian darinya, diinjeksikan kepada seseorang sebelum ia dapat melakukan secara alami, Pentingnya imunisasi ini adalah begitu besar bagi tubuh kita. Vaksin hidup yang telah dilemahkan telah berkurang sifat penyakit. Keefektifannya tergantung dari kemampuan sistem dari kekebalan tubuhnya. Imunisasi aktif ini biasanya efektif diberikan satu injeksi saja ( a single dose ). Contoh vaksin hidup yang telah dilemahkan meliputi tampek, gondongan, rubella, atau kombinasi ketiganya dalam satu vaksin sebagai vaksin MMR yaitu demam kuning (yellow fever), cacar air (varicella), rotavirus dan vaksin influenza.

Imunisasi Pasif

imunisasi pasif adalah elemen-elemen pra-sintesis dari sistem kekebalan yang dipindahkan kepada seseorang, sehingga tubuh tidak perlu membuatnya sendiri elemen-elemen tersebut. Metode imunisasi ini bekerja sangat cepat, tetapi juga berakhir cepat, karena antibody akan pecah dengan sendirinya. Dan jika tak ada sel-sel B untuk membuat lebih banyak antibody, maka mereka akan hilang. Imunisasi pasif terdapat secara fisiologi ketika antibodi di pindahkan dari ibu ke janin selama kehamilan, untuk melindungi janin sebelum dan sementara waktu sesudah kelahiran. Imunisasi pasif buatan umumnya diberikan melalui injeksi dan diberikan jika ada wabah penyakit tertentu atau penanganan darurat, seperti keracunan pada tetanus, cacat atau bahkan kematian.

Cara Imunisasi

Imunisasi dapat dilakukan dengan beberapa cara. Ada yang diberikan secara suntikan ke otot ( intra muscular atau im ) lapisan bawah kulit ( sub cutant atau sc ), ada juga yang diberikan melalui tetesan cairan ke mulut ( misalnya vaksin polio dan kolera )

Penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi diantaranya adalah :
Polio, Hepatitis B, Hib, Tetanus, Campak, Pertusis dan Polio. Ke tujuh penyakit berbahaya ini dapat dicegah dengan pemberian imunisasi menggunakan Vaksin yang hanya dikeluarkan oleh Bio Farma yang tidak bisa di palsukan, karena vaksin ini terdapat kode rahasia. Jadi para orang tua tidak perlu resah dengan imunisasi yang satu ini ya.

Saat ini kekawatiran masyarakat akan vaksin palsu tidak menjadi prioritas utama, karena pemerintah dan BPOM telah memperketat pemeriksaan vaksin palsu di berbagai pelayanan kesehatan dan juga Rumah Sakit. Jadi para orang tua wajib memberikan anak-anaknya imunisasi. Tidak ada alasan lagi untuk takut berkepanjangan. Lindungi anak-anak kita, sehatkan anak kita dari penyakit yang berbahaya, yang menyebabkan cacat dan juga kematian. Memberikan imunisasi pada anak adalah wajib dan sudah ada UU nya, jadi bila orang tua tidak mau memberikan imunisasi pada anak dapat di tuntut oleh hukum yang berlaku. Menurut pemaparan Dr. Jane.
Mari bawa anak-anak kita ke puskesmas, posyandu dan juga pelayanan kesehatan lainnya. Tak perlu yang mahal karena pemerintah sudah menyediakan vaksin gratis yang aman dan dijamin keasliannya. Pemerintah sudah sediakan gratis vaksin wajib imunisasi dari Pusat, ke Dinkes, RS, Puskesmas hingga posyandu vaksin terdistribusi.
Kendala saat ini orang tua memilih vaksin yang mahal daripada vaksin gratis ini. Padahal vaksin gratis ini sudah dijamin keasliannya dan vaksin dari pemerintah ini sudah diakui di 130 Negara luar negeri manfaat nya, bagus dan terjamin.
Maka dari itu masyarakat luas di himbau agar jangan ragu apalagi takut untuk memberikan imunisasi pada anaknya. Takutlah pada penyakit yang akan menjangkiti buah hati anak-anak kita. Karena imunisasi akan memberikan kekebalan tubuh dari penyakit yang menjangkiti.

Waspadalah para orang tua pada sang buah hati kita. Ketakutan bukan alasan anda untuk tidak membawa anak-anak anda ke puskesmas ataupun pelayanan kesehatan pemerintah.

Ingat! mencegah lebih baik dari pada mengobati.
Air bersih, lingkungan sehat, asi, nutrisi lebih lengkap pencegahan tegakkan imunisasi.

#SahabatIndonesiaSehat #ImunisasiSehat

minggu 31 Juli 2016
tinapurbo@gmail.com

Categories:

1 komentar:

  1. Jadi lebih ke posyandu dan puskesmas ya Mba daripada mahal2 ke Rumah Sakit malah dapet vaksin palsu, makasih infonya Mba

    BalasHapus