SMK ORA et LABORA Mencetak Lulusan Yang Handal Dalam Keahlian Pembangkit Tenaga Listrik

kamis tanggal 18 Oktober 2018 saya berkesempatan menghadiri peresmian gedung Sekolah Menengah Kejuruan Ora et Labora yang berlokasi di Agggrek Loka Sektor II.I BSD, Tangerang Selatan. SMK Ora et Labora ini berfokus pada jurusan Keahlian Teknik Pembangkit Tenaga Listrik. SMK Ora et Labora saat ini telah memasuki angkatan ke dua. Sektor ketenagalistrikan memiliki peranan yang sangat strategis dalam mewujudkan tujuan pembangunan nasional. Tenaga listrik merupakan kebutuhan fundamental dalam kehidupan manusia yang semakin meningkat dari waktu ke waktu.

Ketua Yayasan Ora et Labora, Bp. Sandi Rahaju menjelaskan Yayasan Ora et Labora sebelumnya telah beroperasi untuk sekolah TK, SD, SMP dan SMA. Kemudian untuk memenuhi kebutuhan pemerintah akan program kebutuhan listrik 35000 mega watt, maka Yayasan Ora et Labora mendirikan Sekolah Menengah Kejuruan ketenagalistrikan. Saat operasional nanti pemerintah membutuhkan para pekerja yang ahli dibidang kelistrikan tersebut. Oleh sebab itulah Yayasan Ora et Labora merasa perlu menciptakan SMK Ora et Labora untuk melahirkan tenaga kelistrikan yang handal. Memiliki kemampuan dan keahlian teknik pembangkit tenaga listrik sehingga diharapkan generasi muda terampil ini dapat berkarya dan memberikan solusi terhadap permasalahan di sektor ketenagalistrikan.

SMK Ora et Labora adalah satu-satunya SMK Kejuruan yang menyediakan jurusan pembangkit tenaga listrik, sekaligus yang pertama di Indonesia. Berbeda dengan Sekolah kejuruan listrik lainnya, karena SMK Ora et Labora didukung oleh pengajar yang profesional, dan mampu menciptakan man power handal untuk mendukung kebutuhan industri di masa yang akan datang. Selain itu SMK Ora et Labora ini masa pendidikannya selama 4 tahun. Secara berkesinambungan berkolaborasi dengan industri, memiliki komite eksekutif yang mengawal kurikulum pendidikan dan memastikan siswa dapat langsung terjun ke dunia industri. 
Para pengajar SMK Ora et Labora ini adalah pengajar yang memiliki unggulan dan berkualitas. Kepala sekolah SMK Ora et Labora ini adalah pendidikan S3 di Jepang, bekerjasama dengan Swiss German University (SGU) menghadirkan pengajar yang kompeten dan kredibel dibidangnya, serta menggandeng Central Industrial Technology Enterprise (CITE), sebuah lembaga berbasis indutri dan berorientasi sosial yang teruji di dunia.

PT Saratoga Investama Sedaya Tbk dan Adaro adalah sponsor utama dari SMK Ora et Labora. Dan beberapa perusahaan lain yang berada di grup Saratoga seperti MPM finance Tower Bersama dan Paiton Energy. President Direktur Saratoga Michael W.P. Soeryadjaya menjelaskan sebagai perusahaan investasi aktif, Saratoga sangat mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan pembangunan nasional melalui peningkatan sektor ketenagalistrikan terutama mencetak generasi berkualitas yang kompeten, terampil, serta memiliki keahlian khusus yang mampu menjawab kebutuhan industri.

PT Saratoga juga mengirim eksekutif untuk mengurus langsung SMK Ora et Labora dan secara aktif memberi masukan terhadap kurikulum berdasarkan kebutuhan industri melalui Komite Eksekutif SMK ORA et LABORA yang anggotanya dari para profesional termasuk Asosiasi Produsen Listrik Swasta Indonesia.

Komite Eksekutif SMK ORA et LABORA ini terdiri dari para praktisi di bidang pembangkit tenaga listrik telah dan akan terus terlibat langsung dalam pemantauan proses pembelajaran sesuai dengan kebutuhan industri.

Proses belajar mengajar di SMK Ora et Labora ini juga didukung dengan peralatan penunjang sebagai alat praktek yang mendekati keadaan asli di lapangan yang didatangkan langsung dari Jerman dan Amerika. Ini semua untuk membantu peserta didik memahami dan menguasai kondisi realitas yang terjadi di industri terutama sektor pembangkit tenaga listrik. Dengan keunggulan dari para tenaga pengajar hingga kurikulum yang dijalankan SMK Ora et Labora akan menjadi salah satu yang terbaik dan memberikan manfaat positif bagi masyarakat serta mempercepat pembangunan ekonomi bangsa Indonesia.

Inilah 5 Alasan Utama Mengapa SMK ORA et LABORA Berbeda

  1. Pendidikan Karakter Tersistem : Pendidikan karakter menjadi prioritas dalam membina peserta didik untuk menyiapkan mereka memasuki usia kerja atau pendidikan lanjut dimasa depan.
  2. Praktik 65% Teori 35% : Praktik menjadi bagian penting di kurikulum SMK Ora et Labora.  Peralatan berkualitas tinggi dari Amerika dan Jerman digunakan agar pembelajaran benar-benar seperti yang ada di industri.
  3. Kurukulum Berdasarkan Kebutuhan Terkini dari Industri : Komunikasi dengan industri di lakukan secara intensif kemudian akan direspon untuk dikembangkan menjadi materi pembelajaran di sekolah agar benar-benar menghasilkan lulusan yang dibutuhkan oleh industri.
  4. Kesempatan Kerja di Perusahaan Pembangkit Tenaga Listrik di Indonesia : Program listrik 35000 Megawatt yang dicanangkan oleh pemerintah akan menciptakan lapangan pekerjaan baru releven dengan lulusan SMK Ora et Labora sehingga memiliki peluang yang lebih besar.
  5. Ekstrakurikuler Kekinian : Siswa siswi SMK Ora et Labora dapat memilih ekstrakulikuler antara Marching Band, Futsal, Instalasi Listrik, dan Robotik. Aktifitas dirancang untuk memberikan nilai tambah bagi siswa siswinya.
Setelah lulus dari SMK Ora et Labora, pekerjaan apa yang dilakukan di Perusahaan Pembangkit Tenaga Listrik ?
Lulusan SMK berada ditingkat operator atau maintenance contohnya pada PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap), pekerjaannya meliputi pengoperasian Generator, Boiler, Turbine, Coal Plant, Sea Water Treatment dan Balance of Plant.

Kurikulum 3+1 SMK Ora et Labora setara di level beberapa pada IQF atau KKNI. Pemerintah Indonesia juga telah menerbitkan Indonesia Qualification Framework (IQF) atau disebut juga sebagai Kualifikasi Kerja Nasional Indonesia (KKNI) yang telah diakui oleh UNESCO, WORLOBANK, ILO, APEC, dan organisasi dunia lainnya. Dalam IQF, kurikulum 3+1 SMK Ora et Labora berada pada tingkat 3.

Pada kurikulum SMK tahun 2018 program keahlian Ketenagalistrikan memiliki tiga kompetensi keahlian yang serupa namun berbeda diantaranya :

  • Teknik Pembangkit Tenaga Listrik (3 tahun). Lingkup kerja pembangkit listrik dari tenaga Batubara, Gas Alam, Air, Matahari dan Diesel. Keahlian yang diperlukan meliputi perangkat pembangkit, proteksi, intrumentasi dan sistem kontrol.
  • Teknik Jaringan Tenaga Listrik (3 tahun). Distribusi listrik dari pembangkit yang bertegangan sekitar 20kV kemudian dinaikkan ke 500kV untuk ditransmisikan ke jarak jauh.
  • Teknik Instalasi Tenaga Listrik (3 tahun). Pemasangan instalasi listrik pada rumah-rumah, gedung atau pabrik untuk penerangan, mesin-mesin dan keperluan lainnya.
SMK ORA et LABORA  membuka siswa dari daerah mana saja dan juga agama apa saja untuk menjadi siswa dan menuntut ilmu di SMK Ora et Labora ini. Untuk siswa dari daerah luar tangerang diharapkan dapat membangun daerahnya atau desanya ketika mereka sudah lulus nantinya. Karena SMK ORA et LABORA ingin mndukung pemerintah akan kebutuhan industri pembangkit tenaga listrik. 

Leave a Comment