PT Saratoga Investama Sedaya Tbk dan Adaro adalah sponsor utama dari SMK Ora et Labora. Dan beberapa perusahaan lain yang berada di grup Saratoga seperti MPM finance Tower Bersama dan Paiton Energy. President Direktur Saratoga Michael W.P. Soeryadjaya menjelaskan sebagai perusahaan investasi aktif, Saratoga sangat mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan pembangunan nasional melalui peningkatan sektor ketenagalistrikan terutama mencetak generasi berkualitas yang kompeten, terampil, serta memiliki keahlian khusus yang mampu menjawab kebutuhan industri.
PT Saratoga juga mengirim eksekutif untuk mengurus langsung SMK Ora et Labora dan secara aktif memberi masukan terhadap kurikulum berdasarkan kebutuhan industri melalui Komite Eksekutif SMK ORA et LABORA yang anggotanya dari para profesional termasuk Asosiasi Produsen Listrik Swasta Indonesia.
Komite Eksekutif SMK ORA et LABORA ini terdiri dari para praktisi di bidang pembangkit tenaga listrik telah dan akan terus terlibat langsung dalam pemantauan proses pembelajaran sesuai dengan kebutuhan industri.
Proses belajar mengajar di SMK Ora et Labora ini juga didukung dengan peralatan penunjang sebagai alat praktek yang mendekati keadaan asli di lapangan yang didatangkan langsung dari Jerman dan Amerika. Ini semua untuk membantu peserta didik memahami dan menguasai kondisi realitas yang terjadi di industri terutama sektor pembangkit tenaga listrik. Dengan keunggulan dari para tenaga pengajar hingga kurikulum yang dijalankan SMK Ora et Labora akan menjadi salah satu yang terbaik dan memberikan manfaat positif bagi masyarakat serta mempercepat pembangunan ekonomi bangsa Indonesia.
Inilah 5 Alasan Utama Mengapa SMK ORA et LABORA Berbeda
- Pendidikan Karakter Tersistem : Pendidikan karakter menjadi prioritas dalam membina peserta didik untuk menyiapkan mereka memasuki usia kerja atau pendidikan lanjut dimasa depan.
- Praktik 65% Teori 35% : Praktik menjadi bagian penting di kurikulum SMK Ora et Labora. Peralatan berkualitas tinggi dari Amerika dan Jerman digunakan agar pembelajaran benar-benar seperti yang ada di industri.
- Kurukulum Berdasarkan Kebutuhan Terkini dari Industri : Komunikasi dengan industri di lakukan secara intensif kemudian akan direspon untuk dikembangkan menjadi materi pembelajaran di sekolah agar benar-benar menghasilkan lulusan yang dibutuhkan oleh industri.
- Kesempatan Kerja di Perusahaan Pembangkit Tenaga Listrik di Indonesia : Program listrik 35000 Megawatt yang dicanangkan oleh pemerintah akan menciptakan lapangan pekerjaan baru releven dengan lulusan SMK Ora et Labora sehingga memiliki peluang yang lebih besar.
- Ekstrakurikuler Kekinian : Siswa siswi SMK Ora et Labora dapat memilih ekstrakulikuler antara Marching Band, Futsal, Instalasi Listrik, dan Robotik. Aktifitas dirancang untuk memberikan nilai tambah bagi siswa siswinya.
Lulusan SMK berada ditingkat operator atau maintenance contohnya pada PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap), pekerjaannya meliputi pengoperasian Generator, Boiler, Turbine, Coal Plant, Sea Water Treatment dan Balance of Plant.
Kurikulum 3+1 SMK Ora et Labora setara di level beberapa pada IQF atau KKNI. Pemerintah Indonesia juga telah menerbitkan Indonesia Qualification Framework (IQF) atau disebut juga sebagai Kualifikasi Kerja Nasional Indonesia (KKNI) yang telah diakui oleh UNESCO, WORLOBANK, ILO, APEC, dan organisasi dunia lainnya. Dalam IQF, kurikulum 3+1 SMK Ora et Labora berada pada tingkat 3.
Pada kurikulum SMK tahun 2018 program keahlian Ketenagalistrikan memiliki tiga kompetensi keahlian yang serupa namun berbeda diantaranya :
- Teknik Pembangkit Tenaga Listrik (3 tahun). Lingkup kerja pembangkit listrik dari tenaga Batubara, Gas Alam, Air, Matahari dan Diesel. Keahlian yang diperlukan meliputi perangkat pembangkit, proteksi, intrumentasi dan sistem kontrol.
- Teknik Jaringan Tenaga Listrik (3 tahun). Distribusi listrik dari pembangkit yang bertegangan sekitar 20kV kemudian dinaikkan ke 500kV untuk ditransmisikan ke jarak jauh.
- Teknik Instalasi Tenaga Listrik (3 tahun). Pemasangan instalasi listrik pada rumah-rumah, gedung atau pabrik untuk penerangan, mesin-mesin dan keperluan lainnya.







