Dulu saya sempat sedih ketika almarhum ibu mertua saya mengalami pikun. Sedih banget ketika almarhum ibu mertua memanggil saya dengan sebutan ibu. Karena biasanya beliau hanya memanggil nama saya saja, tetapi pas saya pulang ke kampung mertua beliau menyapa dengan menyebut ibu.
Mendengar sebutan yang tidak biasa itu saya sempat kaget. Tetapi rasa kaget saya hilang begitu saya mendengarkan penjelasan adik ipar saya. Adik ipar saya menjelaskan, bahwa mamanya mengalami pikun, saya pun memakluminya. Pikun memang membuat kita sebagai anaknya menjadi sedih. Tidak sedikit juga yang tidak sabar menghadapi orang pikun.
Pikun bukan hanya menyerang usia lanjut, ada juga usia muda sudah mengalami pikun. Gejala pikun yang biasa dialami seperti, sering menanyakan hal yang sama berulang-ulang, dan tersesat di tempat yang sudah dikenal. Tidak bisa mengingat dan mengikuti aturan, bingung tentang waktu, orang, dan tempat. Banyak juga yang tidak terlalu mempedulikan keamanan, kebersihan, dan gizi mereka.
Ketika usia kita memasuki usia lanjut, ada baiknya tubuh tetap bergerak dan beraktifitas untuk mengasah otak agar selalu ingat. Karena semakin diasah otak akan semakin tajam untuk mengingat apapun. Bersosialisasi juga sebagai terapi jiwa.
Kebanyakan orang beranggapan pikun adalah penyakit yang wajar pada orang tua. Padahal pikun ini adalah gangguan pada otak yang harus diobati dan disembuhkan.
Nah….dengan banyaknya kasus demensia ini, maka Prodia merasa prihatin dan perlu adanya pengobatan untuk masalah demensia ini. Dan akhirnya pada hari Selasa 12 Desember 2017 Prodia meresmikan “Prodia Senior Health Centre”, yaitu Pusat Layanan Kesehatan Geriatri yang Andal dan Terdepan di Indonesia. Prodia Senior Health Centre ini berlokasi di Pondok Indah Jakarta.
Prodia Senior Health Centre (PSHC) sebagai pusat layanan kesehatan geriatri yang dapat diandalkan (reliable) di Indonesia. Pendirian Prodia Senior Health Centre (PSHC) ini merupakan inisiatif dari Prodia dalam memberikan pelayanan kesehatan berkualitas bagi para pelanggan usia lanjut dengan tujuan meningkatkan kebugaran dan stamina di usia lanjut, sehingga terhindar dari penyakit degenerative ataupun komplikasinya.
Berdasarkan data Survey Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) tahun 2014, penduduk lansia di Indonesia berjumlah sekitar 20 juta jiwa atau setara dengan 8.03% dari seluruh penduduk Indonesia. Jumlah tersebut diperkirakan akan bertambah menjadi 40 juta jiwa pada tahun 2030. Perkembangan proporsi penduduk lansia pun diperkirakan akan meningkat 13% pada tahun 2025 dan 25% pada tahun 2050.
Dalam acara pressconference ini dihadiri oleh para Narasumber :
- Ibu Dewi Muliaty selaku Direktur Utama Prodia
- Bapak Andi Wijaya selaku Komisaris Utama Prodia
- Ibu Nelly Sari selaku Project Manager PSHC
- Dr. Arya Govinda Rooshereo selaku Dokter Spesialis Geriatri.
Dalam Press Conference ini Ibu Dewi Muliaty selaku Direktur Utama Prodia menjelaskan berdasarkan informasi dari Alzheimer’s Disease International, Indonesia termasuk dalam daftar sepuluh negara dengan demensia tertinggi di dunia dan di Asia Tenggara pada 2015 dengan jumlah penderita demensia diperkirakan sebesar 1,2 juta jiwa.
Jumlah ini akan mengalami kenaikan terus menerus. Penyakit metabolik saat ini semakin meningkat, kesehatan otak menjadi kendala utama karena kurangnya perhatian khusus. Kebanyakan yang terjadi pada lanjut usia adalah fisik sehat tetapi lupa akan kesehatan otaknya. Gampang lupa dan menjadi tidak fokus pada pemikiran. Penelitian demensia perlu mendapatkan penanganan sesegera mungkin. Semakin cepat penanganannya maka akan semakin baik pengobatannya.
Prodia Senior Health Centre fasilitas dan layanan kesehatan khusus bagi para pelanggan usia lanjut agar selalu sehat, aktif dan mandiri. Prodia Senior Health Centre (PSHC) dapat menjadi pusat layanan kesehatan geriatri yang andal dan terdepan di Indonesia, jelas Dewi, selaku Direktur Prodia Senior Health Centre.
Penjelasan dilanjutkan oleh Dr. Arya selaku dokter Spesialis Geriatri menjelaskan Prodia Senior Health Centre ini adalah klinik persiapan untuk menghadapi usia lanjut senior, yang menyediakan pengobatan Prefensi, peningkatan kualitas dan rehabilitasi pengobatan.
- Spiritual awareness.
- Sosial awareness.
- Occupotional awareness.
- Lingkungan awareness.
- Intelektual awareness.
- Emotional awareness.
- Phisycal awareness.
Ibu Nely Sari selaku Project Manager PSHC menjelaskan bahwa Prodia Senior Health Centre (PSHC) mengawali pelayanannya dengan berfokus pada penyediaan paket pemeriksaan ProHealthy Brain sebagai salah satu upaya preventif untuk mencegah demensia. ProHealthy Brain Package ini terdiri dari pemeriksaan dokter, pemeriksaan fungsi kognitif, pemeriksaan laboratorium lengkap dan pemeriksaan pendukung lainnya. Prodia Senior Health Centre juga menyediakan layanan diagnosis lain seperti EKG, layanan radiologi (rontgen) dan Bone Mineral Density Scan.
- Lakukan kegiatan yang melatih otak
- Jaga kesehatan jantung : apa yang baik untuk jantung, baik untuk otak
- Lakukan aktivitas jasmani secara teratur : tubuh yang aktif akan memberi dorongan yang sehat pada otak
- Tetap aktif : bersosialisasi atau bergaul
- Konsumsi makanan sehat : makanan dapat memperngaruhi kesehatan otak
- Lakukan check up fungsi otak secara berkala tanpa menunggu adanya keluhan yang muncul terlebih dahulu
- Asap rokok, polusi udara
- Gangguan pendengaran
- Kurang aktivitas sosial
- Kurang vitamin D
- Tidur terlalu lama
- Keluhan lupa
- Diet berlebih
- Hipertensi
- Diabetes
- Anemia
- Hematologi lengkap
- Lemak lengkap
- Diabetes
- Fungsi hati
- Radang sendi asam urat
- Fungsi ginjal
- Hormon tiroid
- Inflamasi dan gangguan pembuluh darah
- Alzheimer
- Nutrisi
- Pemeriksaan elektrolit
- Kesehatan tulang
- Penanda kesehatan umum lainnya









