Nutrive Benecol Menggelar Seminar Gerakan Jantung Sehat


Hidup sehat sebenarnya dimulai dari diri kita sendiri. Terkadang kita lupa apa yang menjadi penyebab penyakit berbahaya datang. Semua berawal dari gaya hidup.

Saat ini banyak orang yang berperilaku sedentari atau 1 dari 4 penduduk kita, menerapkan perilaku sedentari minimal 6 jam setiap harinya. Sementara data dari Badan Kesehatan Dunia atau WHO, menunjukkan bahwa gaya hidup sedentari adalah 1 dari 10 penyebab kematian terbanyak di dunia. Duh...duh...duh...ngeri ya teman-teman.

Apa sih gaya Hidup Sedentari

Gaya hidup Sedentari adalah gaya hidup kurangnya aktivitas fisik. Kebiasaan duduk atau berbaring dalam sehari-hari baik ditempat kerja ( kerja di depan komputer, membaca, dll ), dirumah ( nonton TV, main game, dll ).

Gaya hidup seperti ini akan mengakibatkan faktor risiko utama penyakit kardiovaskuler, diabetes dan kanker.
Data global menunjukkan bahwa 1 dari 4 orang dewasa tidak cukup aktif dan 4 dari 5 remaja, tidak cukup aktif.
Tahu kah teman-teman bahwa di era digital saat ini, sebagian orang menjadi kurang gerak karena dampak dari teknologi yang modern. Coba kita perhatikan, dari mulai menonton televisi saja kita hanya duduk manis. Semua sudah ada melalui remote control sehingga kita dengan mudah mengganti channel ataupun volume. Ini terlihat sepele akan tetapi jika kita mengganti channel atau volume TV dengan manual, otomatis tubuh kita gerak dan sehat loh...

Belum lagi untuk urusan makanan ataupun transportasi. Tinggal pencet smartphone kita, makanan yang kita inginkan sudah bisa diorder dan diantar ketempat yang kita mau. Mau pergi kemana-mana pun demikian. Tinggal pesan transportasi online kita dijemput dan diantar ketempat tujuan kita.
Nah... hal-hal seperti inilah yang kita tidak sadari akan memicu penyakit berbahaya ditubuh kita. Kurangnya aktivitas fisik dan pola hidup tidak sehat inilah yang memicu berbagai penyakit bisa menyerang kita. Perilaku sedentari berisiko terhadap salah satu terjadinya penyakit penyumbatan pembuluh darah di antaranya di jantung dan otak.

Lantas apa yang harus kita lakukan. Untuk kesehatan tubuh kita tidaklah susah, teman-teman hanya menerapkan Gerakan Hidup Sehat ( GERMAS ).

GERMAS  adalah :

Gerakan Hidup Sehat yaitu :

  • Lakukan aktivitas fisik menimal 30 menit setiap hari.
  • Makan buah dan sayur setiap hari.
  • Periksa kesehatan secara rutin.
  • Hindari merokok dan enyahkan asap rokok.

Dengan menerapkan GERMAS kita akan membuat hidup kita sehat dan terhindar dari berbagai penyakit berbahaya.

Untuk memperingati hari jantung sedunia pada 29 September dan juga hari stroke sedunia pada 29 Oktober, Nutrive Benecol mengadakan acara Seminar Gerakan Jantung Sehat: Indonesia Tangkal Kolesterol Bersama Nutrive Benecol, pada 21 Oktober 2017, di The Hall, Senayan City Mall.

Acara ini merupakan satu rangkaian edukasi untuk merubah pola pikir, pola makan, dan pola gerak masyarakat melalui seminar oleh dokter jantung, dokter kejiwaan, dan spesialis gizi. Untuk membantu menyadarkan masyarakat dan merubah gaya hidup.

Acara ini diadakan karena data dari survey Sampel Registration System' ( SRS ) tahun 2014 di Indonesia menunjukkan bahwa penyakit jantung kini menjadi penyebab kematian tertinggi. Data ini menyebutkan bahwa sekitar 12,9% kematian di Indonesia, diakibatkan oleh penyakit jantung dan pembuluh darah. Faktanya setiap 12 detik, penderita penyakit jantung di Indonesia bertambah 1 orang dan 3 detik kemudian, ada 1 penderita yang di vonis stroke. Dan terkait bahaya kolesterol tinggi, orang dengan kolesterol tinggi mempunyai 2x risiko terkena penyakit jantung dan stroke, dan bahayanya gejala kolesterol tinggi ini tidak terlihat sampai akhirnya terjadi komplikasi.

Acara ini dihadiri oleh :

  • Dr. Iman Asjikin Hidayat, MHA, selaku Sekretaris Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
  • Ilkka Ojansivu, Business Manager in Multiple Asian Countries, dari Raisio Principal Benecol Finlandia.
  • Dr. Vito A. Damay, Sp.JP(K), M.Kes, FIHA, FICA, pengasuh Redaksi Medis dari Klikdokter.com serta spesialis jantung dan pembuluh darah, dan juga konsultan dalam kampanye Gerakan Jantung Sehat : Indonesia Tangkal Kolesterol 2017.
  • Donny Bambang Iryanto, Senior Brand Manager Nutrive Benecol.
  • Diny Elvirani selaku Group Business Unit Special Needs and Healthy Lifestyle, Kalbe Nutritionals menggelar seminar Gerakan Jantung Sehat.
  • Prof. Dr. dr. Budhi Setianto, Sp.JP(K), Ketua Yayasan Jantung Indonesia

Acara ini juga di hadiri oleh. lapisan masyarakat dan segala usia. Mereka sangat antusias menghadiri acara ini. Terbukti dengan puluhan masyarat yang hadir dalam acara ini. Tujuan mereka datang adalah ingin sehat dan mendapatkan ilmu tentang penyakit Jantung yang sangat berbahaya. Karena penyakit tidak pernah mengenal usia, kalangan dan jenis kelamin. Siapa saja bisa terkena penyakit berbahaya kalau kita tidak merubah pola gaya hidup sehat.


Diarea acara juga disediakan stand cek kolesterol gratis dan cek tekanan darah. Semua dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat yang hadir di acara ini, termasuk saya. Mereka jadi tahu hasilnya dan mendapatkan solusinya. Nah... bermanfaat sekali kan teman-teman.

Setelah kita memeriksakan berbagai kesehatan yang disediakan didalam aula, akhirnya acara inti di mulai, didalam aula nih teman-teman. Semua bersemangat memenuhi bangku-bangku yang disediakan didalam aula.

Dr. Iman Asjikin Hidayat, Sekjen Partai dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan menghimbau agar masyarakat Indonesia dapat menjadi agen perubahan dalam perilaku hidup sehat, khususnya pencegahan dan pengendalian faktor risiko penyakit jantung dan pembuluh darah, sehingga masyarakat Indonesia yang sehat dan berkualitas dapat diwujudkan.

Penyebab utama meningkatnya penyakit jantung koroner dan stroke di Indonesia karena gaya hidup modern yang minim aktivitas dan gerakan fisik. Mulai dari duduk sepanjang hari di balik meja kerja atau meja usaha hingga memanfaatkan jasa asisten rumah tangga atau online untuk segala sesuatu. Malas bergerak adalah kebiasaan yang perlu diubah karena dampak risiko dari gaya hidup sedentari, baru mulai terasa setelah bertahun-tahun.

Ilkka Ojansivu, Business Manager in Multiple Asian Countries, dari Raisio Principal Benecol Finlandia mengakui gaya hidup sedentari atau kurangnya aktivitas fisik, merupakan faktor risiko utama penyakit kardiovaskuler, diabetes dan kanker.

Data global menunjukkan bahwa 1 dari 4 orang dewasa tidak cukup aktif dan 4 dari 5 remaja, tidak cukup aktif. Sementara olahraga terbukti mampu mengendalikan berat badan, tekanan darah, meredakan peradangan, meningkatkan kesehatan pembuluh darah secara keseluruhan dan meningkatkan HDl, paparnya serius.

Ilkka memaparkan data European Prospective Investigation into Cancer and Nutrition (EPIC) tahun 2008 menunjukkan kematian akibat kebiasaan malas gerak jumlahnya dua kali lebih banyak dibandingkan kematian karena obesitas. "Jika gaya hidup sedentari diikuti pola makan tak seimbang dan kebiasaan tak sehat seperti merokok, minum alkohol, maka gaya hidup ini berisiko menyebabkan penyakit jantung dan stroke.

Hidup sehat, sambung dia, gaya hidup aktif dan rutin berolahraga, menerapkan pola makan seimbang rendah lemak jenuh dan kolesterol  serta kebiasaan sehat tanpa rokok dan minuman beralkohol. "Ini sangat efektif bantu mencegah faktor risiko utama penyakit jantung dan stroke yang meliputi diabetes mellitus (penyakit gula atau kencing manis), hipertensi (tekanan darah tinggi), kebiasaan merokok, kegemukan, dan kadar kolesterol tinggi," tambahnya meyakinkan.

Dalam kesempatan yang sama, Dr. Vito Damay, Sp.JP(K) M.Kes.FIHA, FICA, Pengasuh Redaksi Medis dari klikdokter.com serta spesialis jantung dan pembuluh darah menjelaskan kolesterol dan penyakit kardiovaskular juga terkait oleh proses yang disebut ateroklerosis, yaitu suatu kondisi yang terjadi ketika terbentuk plak pada dinding pembuluh darah arteri. Penumpukan ini mempersempit arteri, sehingga darah sulit untuk mengalir melalui arteri. Plak juga bisa pecah ( ruptur ) dan memicu terbentuknya bekuan darah dan gangguan aliran darah ini dapat menyebabkan terjadinya serangan jantung atau stroke tegas dr. Vito A. Damay.

Selain itu, ada demo mengenal pola makan dan porsi makan sehat, demo pola gerak sehat praktis sebagai solusi hidup sedentari, serta program deteksi dini kolesterol tinggi dan risiko penyakit jantung koroner. Harapannya dengan mengenali pola pikir, pola makan, dan pola gerak yang sehat, masyarakat Indonesia dapat berperan aktif menjadi agen perubahan, tidak hanya untuk dirinya sendiri melainkan minimal dalam lingkungan keluarga dan sekitarnya

Melihat kondisi itu, Kalbe Nutritionals punya portfolio pangan fungsional yang mengandung Plant Stanol Ester (PSE), melalui brandnya Nutrive Benecol diakui dapat membantu menurunkan kolesterol dan risiko penyakit jantung koroner di dunia. "Plant Stanol Ester merupakan bahan aktif yang mampu memberikan manfaat kesehatan," kata Donny Bambang Iryanto, Senior Brand Manager Nutrive Benecol.

Diakui, mengkonsumsi Nutrive Benecol teruji lebih dari 70 uji klinis dengan latar konsumen berbeda, ternyata mampu menurunkan kolesterol hingga 10% sampai 17% jika dikonsumsi secara rutin selama 2-3 minggu. Sehingga terhindar dari resiko penyakit jantung koroner.


Menurut Diny Elvirani selaku Group Business Unit Special Needs and Healthy Lifestyle, Kalbe Nutritionals menggelar seminar Gerakan Jantung Sehat: Indonesia Tangkal Kolesterol Bersama Nutrive Benecol  di Jakarta, dengan rangkaian edukasi Gerakan Jantung Sehat, berupa pengenalan pola pikir rendah kolesterol dan rendah risiko penyakit jantung,

Prof. Dr. dr. Budhi Setianto, Sp.Jp (K) Ketua Yayasan Jantung Indonesia menambahkan pada Hari Jantung Sedunia 2017 yang mengangkat tema Share The Power, Yayasan Jantung Indonesia terus mensosialisasikan edukasi akan bahaya serta pencegahan penyakit jantung dan pembuluh darah melalui kampanye Panca Usaha Jantung Sehat dan menginspirasikan orang-orang di sekitarnya untuk bersama-sama menjaga kesehatan jantung agar terhindar dari penyakit kardiovaskuler.

Melalui kampanye Gerakan Jantung Sehat: Indonesia Tangkal Kolesterol 2017, Budhi sangat apresiasi langkah Nutrive Benecol mengajak masyarakat Indonesia untuk bahu membahu dalam menurunkan risiko jantung koroner melalui Gerakan Jantung Sehat, yaitu mengenal, menurunkan dan mengontrol kolesterol, dengan gaya hidup TANGKAL.

Dengan kampanye Gerakan Jantung Sehat: Indonesia Tangkal Kolesterol 2017, Nutrive Benecol menerapkan 7 langkah Tangkal kolesterol, yaitu:


  1. Teratur periksa kolesterol
  2. Awasi asupan dan pola makan
  3. Nikmati hidup tanpa rokok dan minuman beralkohol
  4. Giat berolahraga dengan senam B-FIT
  5. Kendalikan berat badan dan hindari stress
  6. Awasi tekanan darah
  7. Lengkapi dengan Nutrive Benecol 2x sehari


Pada September 2017, Nutrive Benecol sudah berhasil menjual sebanyak 15 juta hingga 16 juta botol produk. Hingga akhir tahun ini Nutrive Benecol memiliki target untuk mampu menjual sampai dengan 20 juta botol.

Saya pun tidak mau terkena penyakit berbahaya tersebut. Saya mulai merubah gaya hidup saya. Saya menerapkan gaya hidup sehat nih teman-teman. Selama ini saya jarang makan sayur dan buah, sudah saat nya saya merubah semua itu, dan setiap hari berolah raga ringan dirumah. Saya tidak ingin penyakit bersarang ditubuh saya.

Owh...iya, kemaren diacara Nutrive Benecol ini saya memanfaatkan tes kolesterol gratis, dan sungguh terkejut bukan main saat hasilnya menyatakan kolesterol saya tinggi.
Duh....langsung saya ketakutan dan menjadi acuan hidup saya harus sehat. Belum terlambat nih kalau saya mau mengobati dan mencegah kolesterol bertambah parah.
Nah...saya mencoba dengan mengkomsumsi Nutrive Benecol ini 2x sehari. Yang saya pikirkan saat itu adalah harus mulai sehat sekarang juga. Saya mengkonsumsi Nutrive Benecol ini karena sudah teruji bantu turunkan kolesterol 7 - 10% dalam 2 - 3 Minggu dan kurangi resiko jantung koroner.

Mengkomsumsi Nutrive Benecol ini adalah cara enak turunkan kolesterol. Karena Nutrive Benecol mengandung Plant Stanol Ester. Dapat dikonsumsi 2 kali sehari. Kini hadir dalam sereal yang praktis, perpaduan gandum, oat dan jelai ( barley ), hi-fiber dan mengandung 11 vitamin dan 5 mineral.

Setelah mengkomsumsi Nutrive Benecol secara rutin, saya merasakan perubahan pada tubuh saya. Lebih sehat dan tidak mudah capek. Sebelumnya saya selalu pusing-pusing dan mudah lelah. Nutrive Benecol sangat membantu saya menurunkan kolesterol.
Nutrive Benecol selalu menemani hari-hari saya.


tinapurbo@gmail.com
Selasa 31 Oktober 2017

Komentar

Postingan Populer