Senin, 21 Agustus 2017

Acara CatLovers Day Padat Informasi Dan Edukasi

Posted by tina sindi on 07.51 with 5 comments

Jakarta, 19 Agustus 2017, bertempat di Gramedia Matraman diadakan acara Catlovers Day. CatLovers day ini merupakan event penting bagi pecinta kucing di Indonesia. Event ini digelar di Function Room, Gramedia Matraman, Jakarta mulai pukul 14.00—17.00 WIB.

Acara CatLovers Day ini terbuka untuk umum, baik kalangan pecinta kucing maupun masyarakat yang memiliki ketertarikan dengan hewan peliharaan kucing. Di acara ini, pengunjung yang hadir juga bisa berinteraksi langsung dengan kucing-kucing ras yang turut dipamerkan oleh sejumlah komunitas pecinta kucing se-Jabodetabek.

CatLovers Day ini diisi dengan Talkshow narasumber, tanya jawab dan juga berbagai jenis perlombaan kucing. Hadir sebagai narasumber dalam acara Catlovers Day adalah : Bp. Cacang Effendi, drh. Widya Setiawati dan juga Anissa Rania Putri seorang CatLovers.
Acara CatLovers day ini sekaligus untuk memeriahkan acara launching buku terbitan Penebar Swadaya yang berjudul Solusi Permasalahan Kucing yang ditulis oleh Cacang Effendi dan drh. Widya Setiawati.

Buku ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk para pembaca dalam memelihara kucing ataupun yang ingin belajar tentang kucing.
Selain itu harapan tentang buku ini, mampu membuat lebih banyak masyarakat tertarik dan menambah wawasan seputar kucing peliharaannya. Seperti memberikan produk makanan yang baik serta berbagai jenis perawatan kucing dan juga tentang kesehatan nya, ungkap Rasyid, Bussines Development Penebar Swadaya.
Semoga dengan dilaunchingkan nya buku ini, masyarakat lebih mudah mencari informasi tentang apa dan bagaimana kucing peliharaannya. Solusi yang tepat untuk berbagai masalah tentang kucing.

Sebelum acara Talkshow dimulai, acara didahului dengan penanda tanganan di cover buku "Solusi Permasalahan Kucing" yang ditanda tangani oleh Cacang Effendi, Drh. Widya Setiawati dan juga Rudi Hartono selaku Direktur Penebar Swadaya.

Selain launching buku, acara ini juga meluncurkan aplikasi digital CatLovers Magazine yang sudah tersedia di Android. Siapa saja bisa mendownload aplikasi ini untuk mengetahui berbagai informasi dan segala macam masalah tentang kucing.

Acara ini sangat menarik, semua permasalah tentang kucing dibedah tuntas oleh drh. Widya Setiawati. Banyak pengalaman yang kita tidak ketahui sebelumnya tentang kucing dibahas oleh drh. Widya Setiawati.

Kucing adalah mahluk Tuhan, binatang yang sangat lucu dan perlu kita sayangi dan kita lindungi.
Menurut nya kucing juga butuh hak hidup sama seperti kita. Jika kita sudah komitmen memelihara kucing, maka buatlah kucing senyaman mungkin. Perhatikan makanannya dan juga kebersihan nya. Bila diajarkan terlebih dahulu, dan penuh kesabaran maka kucing akan mengerti kok, hanya saja dia tidak bisa bicara seperti kita. Kucing akan menurut sama majikannya apabila dia kita sayang dan kita perhatikan.

Anissa Rania Putri, gadis indigo dan juga seorang catlovers, juga berbagi pengalaman dan pengetahuannya memahami bahasa tubuh kucing.
Kita harus menerima kucing apa adanya, karena kucing pun menerima kita apa adanya. Selalu mengerti akan keinginan sang kucing. Mereka butuh belaian dan juga kasih sayang. Jika kita perlakukan kucing dengan baik, pasti dia juga akan melakukan hal yang tidak akan mengecewakan kita.

Sementara itu menurut Cacang Effendi seseorang yang sudah niat ingin memelihara kucing haruslah memelihara nya dengan sepenuh hati. Perhatikan segala macam keperluan nya dan juga sediakan waktu luang untuk bermain dengan kucing dan juga memperhatikan kesehatan nya.

Bila kucing sakit jangan dibiarkan saja. Jangan diminumkan sembarang obat, sebaiknya segera bawa kucing kita ke Dokter hewan agar mendapat penanganan yang benar.

Dalam acara ini juga diselingi dengan tanya jawab kepada para undangan. Ada yang bertanya haruskah kucing kawin ? Bagaimana kalau dia tidak punya ketertarikan untuk kawin ? Bagaimana jika anaknya sudah banyak tapi dia ingin kawin terus ?


Drh. Widya Setiawati menjelaskan pada dasarnya kucing sama seperti manusia. Dia butuh kawin juga. Dan apabila si kucing tidak tertarik untuk kawin, faktornya sama seperti manusia, mungkin sang kucing tomboy dan ada faktor lainnya.
Apabila kucing sudah punya keturunan banyak tapi masih ingin kawin terus, kita harus kembalikan kepada yang memelihara kucing itu. Kita harus tahu dulu memelihara kucing tujuannya untuk apa ?

Kalau untuk memperbanyak perkembangan biakannya boleh si kucing memiliki anak terus.
Tapi apabila hanya untuk teman saja, jika sudah punya anak yang cukup, si kucing sebaiknya di steril kan di dokter hewan. Proses operasi steril kucing pun tidak mudah, terlebih dahulu harus dites darah, agar kita tahu apakah si kucing punya penyakit lain atau normal. Karena jika bermasalah dengan kesehatannya, maka proses operasi steril akan berdampak buruk pada sang kucing.


Drh. Widya Setiawati juga menjelaskan setelah operasi steril kucing sebaiknya ditaruh dikandang selama 1 Minggu. Hal ini akan mempercepat penyembuhan kucing. Selain itu luka-luka bekas operasi steril akan sembuh dengan baik. Semua ini demi kebaikan kucing peliharaan kita.

Menurut drh. Widya Setiawati kucing juga harus rutin dipotong bulunya. Hal ini akan mencegah kucing terkena berbagai macam penyakit kulit. Pada dasarnya kucing tidak mempunyai kesadaran kalau dia punya bulu. Jadi tidak perlu khawatir jika bulu kucing tipis dia tidak akan merasa kedinginan. Kucing tidak pernah merasakan kedinginan.

Masalah Tokso juga dibahas dalam acara ini. Menurut Drh. Widya Setiawati Tokso bukan hanya ditularkan oleh kucing saja. Tokso bisa ditularkan dari lingkungan, tikus dan juga makanan yang mentah yang tidak dicuci bersih. Tokso bisa terjangkit pada pria ataupun wanita. Agar terhindar dari Tokso maka kebersihan harus menjadi yang utama. Banyak penyakit yang ada pada hewan dapat menular pada manusia. Maka dari itu kita harus menjaga kebersihan rumah dan lingkungan dengan baik agar kita terhindar dari penyakit apapun. Perhatikan dengan baik kebersihan kucing kita dirumah.

Setelah acara Talkshow acara dilanjutkan dengan berbagai macam perlombaan kucing, diantaranya lomba cepat-cepatan makan. Lucunya para kucing-kucing ini mengikuti lomba. Ada yang dengan lahan dan cepat makan, ada juga yang hanya terdiam saja. Tingkah lakunya membuat kita semua terpukau.

Lomba makan kucing ini disponsori oleh Purina Group. Purina Group ini juga membagikan pengetahuan produk kepada pengunjung mengenai produk-produk (pakan) yang baik untuk hewan peliharaan khususnya kucing. Purina Group hadir untuk memberikan pilihan makanan terbaik bagi kucing peliharaan.

Selain lomba makan, diadakan juga pemilihan kucing terbaik ( best cat of today ). Penilaian best cat of today ini dilihat dari kesehatan kucing dan juga penampilan kucing. Apakah kucing itu sehat, dan penampilan nya juga menarik. Lomba best cat of today ini dinilai oleh drh. Widya Setiawati dan pilihan pemenang best cat of today dimenangkan oleh dinobatkan kucing ras Sphinx.
Kucing ras Sphinx inilah juara best cat of today.
Yeaaayy....selamat ya.....

Keseluruhan rangkaian acara CatLovers day ini sangat meriah dan mengedukasi banyak orang. Senang bisa bergabung dalam acara ini, karena saya sangat membutuhkan banyak informasi tentang kucing, untuk saya terapkan pada kucing saya dirumah.
Informasi dan ilmu tentang kucing diacara ini sangatlah bermanfaat.

Catlovers Day didukung penuh oleh Purina Proplan, Purina Friskies, Purina Fancy Feast, Setia, Bhineka Catterry, Catlovers, Penebar Swadaya, Patz, Trubus.id, dan Gramedia.


Senin 21 Agustus 2017
tinapurbo@gmail.com
Categories:

5 komentar:

  1. Lucu-lucu kucingnya. Memang harus diperhatikan pemeliharaan kucing ya.

    BalasHapus
  2. Lihat kucing2 itu lahap saat makan jadi ikutan seneng :)

    BalasHapus
  3. Informasinya selain bermanfaat untuk para pecinta kucing, bermanfaat juga untuk yang belum punya kucing.

    BalasHapus
  4. Trima kasih utk panitia penyelenggara acara launching buku nya, dan terima kasih utk hadiahnya.
    Sukses selalu utk SBKR dan PURINA, GRAMEDIA, TRUBUS DAN PENEBAR SWADAYA SEMUA PENDUKUNG acara nya.

    BalasHapus