Selasa, 28 Februari 2017

Satu Tindakan Untuk Masa Depan, Baca Label Sebelum Membeli

Posted by tina sindi on 01.10 with 1 comment

Hari ini Selasa 21 Februari 2017 adalah HUT BPOM ke 16 Tahun. HUT BPOM ke 16 tahun ini dengan menggelar open House Komunitas Blogger. Blogger diundang untuk menghadiri acara HUT BPOM ke 16 sekaligus diajak berkeliling ke kantor BPOM. Memperlihatkan cara kerja BPOM hingga ke Contact Center BPOM.

Badan POM ini mempunyai Visi, Misi dan Tujuan yang sangat bagus. Ini menandakan BPOM ini memang layak menjadi andalan masyarakat sebagai kadar keamanan suatu makanan, minuman, kosmetik dan lain - lain.

Apa saja kah Visi, Misi dan Tujuan BPOM.

VISI BPOM


  •  Obat dan makanan aman, meningkatkan kesehatan masyarakat dan daya saing bangsa.

MISI BPOM

  • Meningkatkan sistem pengawasan obat dan makanan berbasis resiko untuk melindungi masyarakat.
  • Mendorong kemandirian pelaku usaha dalam memberikan jaminan keamanan obat dan makanan serta memperkuat kemitraan dengan pemangku kepentingan.
  • Meningkatkan kapasitas kelembagaan BPOM.

Tujuan BPOM

  • Meningkatkan jaminan obat dan makanan aman, bermanfaat dan bermutu dalam rangka meningkatkan kesehatan masyarakat melalui pengujian yang hasilnya dapat dipercaya.


Saat ini Badan POM keberadaannya sangat dibutuhkan oleh masyarakat dimana BPOM adalah badan yang memberikan jaminan bahwa makanan ataupun kosmetik dinyatakan aman dan terjamin. Karena masyarakat juga sangat memerlukan informasi yang berkaitan dengan obat tradisional, kosmetik dan produk makanan yang layak di konsumsi dan digunakan oleh masyarakat pada bahan pangan yang mereka gunakan dan butuhkan.

Dalam acara HUT BPOM ke 16 ini Kepala Biro Hukum dan Humas Ibu Riati Anggriani, SH,MARS,M. Hum memberikan sambutannya, mengatakan  BPOM adalah lembaga yang memiliki satu sekretariat utama yang membawahi pusat pengujian obat dan makanan Nasional, Pusat penyidikan obat dan makanan, Pusat riset obat dan makanan dan Pusat informasi dengan 3 Deputy dimana disetiap provinsi BPOM memiliki unit pelaksanaan teknis. Total semua ada 33 UPT.

Dalam acara ini juga Kepala Pusat Pengujian Obat dan Makanan Nasional ( PPOM ) DRS. Tepy Usia, Apt,M,Phil.Phd.menjelaskan bahwa Laboratorium pengujian ini adalah sangat penting bagi keberadaan BPOM. Semua produk diperiksa secara detail, teliti dan berkala sampai dapat hasil apakah produk layak mendapatkan ijin edar atau justru malah sebaliknya, tidak layak edar di masyarakat.
BPOM ini juga sudah terakreditasi secara Nasional dan Internasional dengan mendapatkan ISO 17025 pada tanggal 02 Desember 2016.

Cara kerja BPOM ini juga patut di acungi jempol karena dapat membuat masyarakat tenang akan peredaran obat dan makanan yang aman. BPOM akan mengeluarkan uji klinis layak edar pada makanan, minuman, kosmetik ataupun produk lainnya jika telah diuji dengan berbagai tahap. Ijin edar ini juga tidak lepas begitu saja. Produk yang sudah mendapat ijin edar masih tetap diawasi peredarannya di pasaran oleh BPOM, sehingga tidak mudah bagi pelaku usaha untuk dapat memalsukan produk yang sudah layak edar dipasaran. Secara berkala badan BPOM selalu mengawasi dan melakukan pengecekan pada produk yang beredar bebas di pasaran. Hal ini agar terhindar dari pemalsuan produk yang sudah memiliki ijin edar dari BPOM.
Pengawasan obat dan makanan ini juga pengecekannya secara Rutin, Intensif dan Khusus :

RUTIN :

  • Penilaian keamanan, khasiat atau manfaat dan mutu.
  • Pemeriksaan sarana produksi.
  • Pemeriksaan secara distribusi.
  • Sampling dan pengujian.
  • Pengawasan label dan iklan.
  • Kasus.

INTENSIF :

  • Pengawasan obat dan makanan yang beredar menjelang dan saat Bulan Ramadhan dan Idul Fitri, menjelang Natal dan Tahun Baru.
  • Menjelang Hari Raya Keagamaan lain ( dibeberapa daerah tertentu).

TARGET KHUSUS :

  • Operasi Pangea.
  • Operasi Storm.
  • Operasi Terpadu.
  • Operasi Gabungan Daerah.
  • Operasi Gabungan Nasional.


Keputusan yang akan di ambil BPOM bila melanggar.
KEPUTUSAN itu meliputi :

Sarana TMK :

- Peringatan.
- Peringatan keras.
- Penghentian sementara kegiatan.
- sanksi administrasi.
- Pro - Justitia.

Produk tidak memenuhi syarat/ilegal/ palsu/ rusak/ kadaluarsa.

- Pemeriksaan produk ( recall ).
- Pencabutan ijin edar.
- Sanksi administrasi.
- Pro - Justitia.

Penarikan / Penghentian iklan TMK.

Nah...sanksi ini diharapkan akan membuat masyarakat akan menjadi tenang.

Setelah acara sambutan dan pemaparan dari masing - masing Nara sumber sekilas tentang BPOM kita semua di ajak berkeliling mengunjungi laboratorium obat dan makanan serta Contact Center BPOM.

Berkeliling dimulai dari lantai 1 yaitu Laboratorium obat tradisional, kosmetik dan produk komplemen.
Lantai 2 yaitu Laboratorium bidang pangan.
Lantai 3 yaitu Laboratorium bidang produk terapeutik dan bahan berbahaya.

Semua laboratorium ini sangat bersih, higienis dan tertutup. Semua produk di Laboratorium di uji dan di tes akan kelayakannya, komposisinya juga keamanannya dari suatu produk. Pengujian dan pengecekannya sangat teliti sehingga mendapatkan hasil yang sangat akurat.

Selain Laboratorium ada Contack Center yang juga mempunyai peranan penting di Badan POM. Contack Center ini ditugaskan 6 Agent wanita yang bertugas dari jam 8 pagi hingga 6 sore. Contack Center ini mengakomodir semua permasalahan yang terjadi di masyarakat. Semua keluhan dan pengaduan akan dilayani dengan cepat, ramah dan bijak.


Sesuai Maklumat Pelayanan BPOM adalah :
" Memberikan pelayanan yang terbaik, tidak diskriminatif, transparan, tepat waktu, kepastian biaya dan tanggap terhadap keluhan dengan tetap mengutamakan perlindungan masyarakat dari produk obat dan makanan yang berisiko terhadap kesehatan".

Satu Tindakan Untuk Masa Depan, Baca Lebel Sebelum Membeli.


Biro Hukum & Humas
Badan Pengawas obat & makanan RI
Jl. Percetakan Negara No. 23 Jakarta Pusat 10560
Tlp      : (021) 4240231
Fax     : (021) 4209221
Email : humasbpom@gmail.com


Selasa 28 Februari 2017
tinapurbo@gmail.com
Categories:

1 komentar: