Tips Keamanan Dan Kenyamanan Keluarga Cerdas Berinternet


Anak-anak generasi masa kini tumbuh besar dengan teknologi. Berbeda dengan generai sebelumnya yang beradaptasi terhadap teknologi. Saya sebagai seorang ibu ikut was was akan keadaan ini. Memang teknologi membuat kita semakin maju dan mudah untuk melakukan sesuatu hal, tapi dibalik teknologi yang super canggih juga akan berdampak tidak baik pada tumbuh kembang anak-anak, Jika anak-anak menggunakan internet tanpa ada batasan ataupun pengawasan orang tua secara langsung.

Tak bisa dipungkiri era digital seperti ini komputer dan internet bukan lagi barang ajaib untuk anak. Mereka adalah generasi digital native yang lahir ketika perkembangan teknologi digital sedang maju pesat. Itu sebabnya orang tua perlu dan wajib mengajarkan anak-anak cerdas berinternet.

Oleh sebab itulah pada hari Kamis 8 Agustus 2019, Google bersama dengan pakar dan pendidik mengadakan acara yang bertema #KeluargaCerdas Berinternet. Acara ini bertujuan untuk membantu para keluarga di Indonesia menetapkan batasan dan menggunakan teknologi dengan cara yang sesuai kebutuhan keluarga.

Acara ini dihadiri oleh para narasumber yang luar biasa yaitu :
  • Lucian Teo selaku User Education and Outreach Manager, Trust & Safety, Google APAC
  • Tari Sandjojo selaku Direktur Akademik Sekolah Cikal dan Co-Founder Yayasan Matahati.
Acara dimulai dengan penjelasan dari Lucian Teo, User Education and Outreach, Trust & Safety, Google APAC. Lucian Teo menjelaskan bahwa kemajuan teknologi membuat hidup kita lebih mudah, akan tetapi dibutuhkan kerjasama orang tua dalam mengawasi dan membatasi anak berinternet. Orang tua juga harus bisa memberikan dan memilihkan teknologi internet secara bijak dan aman. Perlindungan dan pengaturan internet saat ini banyak dikembangkan oleh berbagai pakar IT, tidak terkecuali Google yang juga menyediakan berbagai produk untuk orang tua memilih pengalaman dan pengaturan yang tepat dan aman untuk keluarganya. 

Sebagai orang tua kita juga harus menerapkan tips-tips agar anak aman dan nyaman dalam melakukan kegiatan berinternet. Anak juga harus diberikan batasan dalam menggunakan teknologi dengan cara yang sesuai dengan kebutuhan keluarga. Berikut adalah beberapa tips agar keluarga dapat merasakan dan menikmati penggunaan internet secara maksimal.

Inilah Lima (5) Tips Keluarga Cerdas Berinternet :
  1. Tetapkan aturan digital dengan Family Link. Family Link dapat membantu anda memahami dengan lebih baik perilaku anak saat menjelajahi internet, sekaligus membantu mengelola akun mereka, Kita sebagai orang tua dapat menetapkan batas-batas yang sesuai kebutuhan keluarga Anda.
  2. Blokir situs dewasa di Google Search dengan filter SafeSearch. Setelan SafeSearch dirancang untuk memblokir gambar, video, dan situs dewasa dari hasil penelusuran Google Search untuk menghindari konten pornografi dan kekerasan. Tetapi SafeSearch bukanlah alat yang sempurna, dan Anda mungkin masih menemukan hasil penelusuran eksplisit. Jika terjadi seperti itu Anda dapat melaporkannya. Laporan dan masukan Anda dapat membantu Google menyempurnakan SafeSearch agar lebih baik bagi semua orang.
  3. Temukan aktivitas untuk dinikmati bersama keluarga menggunakan Asisten Google. Saat ini ada lebih dari 50 permainan,aktivitas, dan cerita dalam program Assistant for Families yang siap menemani keluarga Anda. Setiap aktivitas ini telah ditinjau dan disetujui oleh tim Trust and Safety, supaya Anda yakin bahwa permainan ini cocok untuk keluarga. Dengan Family Link, Anda bisa memblokir akses anak-anak diperbolehkan mengakses apliksi pihak ketiga di asisten atau tidak.
  4. Ciptakan tempat yang nyaman untuk keluarga di Google Play. Periksalah rating konten untuk memahami tingkat kedewasaan suatu aplikasi dan mengatur fitur berdasarkan rating tersebut guna menentukan aplikasi yang tepat bagi anak Anda. Ikon bintang keluarga menandakan bahwa konten telah ditinjau dengan seksama, dan aplikasi atau game tersebut dikembangkan dengan mengutamakan anak-anak. Ikon bintang ini juga menampilkan rentang usia yang disarankan untuk konten tersebut.
  5. Temukan dunia pembelajaran yang menyenangkan dengan You Tube Kids. Google membuat You Tube Kids agar bisa menjadi ruang yang cocok bagi keluarga dan anak-anak di seluruh dunia untuk mengekplorasi minatnya melalui konten video online. 
Google juga memudahkan Anda untuk menyeleksi pengalaman menonton konten yang menyenangkan dan cocok untuk keluarga melalui serangkaian kontrol orang tua :
  • Video dan kanal pilihan untuk anak-anak tersedia di aplikasi.
  • Pasang timer untuk membatasi waktu anak-anak menonton video.
  • Anak hanya diperbolehkan menonton koleksi channel yang telah dipilihkan oleh penyedia konten pihak ketiga tepercaya atau oleh tim YouTube Kids.
  • Pantau dan ketahui video apa saja yang ditonton anak Anda melalui fitur "Tonton lagi".
  • Nonaktifkan fitur penelusuran agar anak hanya dapat menonton channel - channel yang telah diverifikasi oleh tim YouTube Kids.
  • Blokir video atau channel supaya tidak muncul di aplikasi yang dipakai anak Anda.
  • Jika Anda yakin bahwaa video tersebut tidak boleh ditayangkan dalam aplikasi, Tandai Videonya.
Nah...untuk informasi lebih lanjut, bisa kunjungi youtube.com.kids

Tari Sandjojo, selaku Direktur Akademik Sekolah Cikal dan Co-Founder Yayasan Matahati memberikan penjelasan bahwa internet adalah platform kuat yang dapat digunakan dalam menyebarkan hal positif dan negatif. Berita baik dan buruk menyebar dengan cepat di internet, tanpa memikirkan anak-anak dan remaja yang mendapatkan berita tersebut. Inilah sebabnya kita sebagai orang tua harus bisa menjadi  teman yang membantu generasi penerus kita menjadi penjelajah dunia yang cerdas dan percaya diri dalam memanfaatkan internet sebaik-baiknya.

Tentu akan sulit mencegah anak menggunakan internet. Sekalipun ada beberapa orang tua yang sudah menerapkan no screen time sejak bayi hingga balita, namun tetap saja saat usia jelang sekolah, anak-anak akan terpapar oleh internet.

Sebagai orang tua dan guru, berfikir kritis adalah salah satu kunci agar tidak mudah terjebak pada hoax yang tersebar di internet. Kebiasaan cerdas berinternet inilah yang akan kita tularkan pada anak kita. Karena orang tua adalah contoh bagi anak-anaknya.





Komentar

Postingan Populer