Jumat, 18 September 2015

Dampak kemarau...kali mengering sampah menumpuk

Posted by tina sindi on 08.25 with 2 comments

Inilah sekelumit wajah Indonesia.
Sampah dan banjir yang selalu jadi trending topik.
Yah...begitulah...sampah di Negara kita Indonesia sangat berlimpah. Hampir dimana - mana sampah berserakan. Tak heran jika banyak penyakit yang datang akibat sampah. Dan dampak sampah dimusim hujan yang paling sering terjadi adalah banjir.
Penumpukan sampah inilah yang tak pernah ada penyelesaiannya. Dan kesadaran warga juga yang tidak merasakan dampak yang terjadi nantinya.

Hari ini tak biasanya saya turun mobil angkot di jembatan yang salah. Harusnya saya turun satu jembatan lagi untuk dapat masuk keperumahan saya.
Tapi entah mengapa saya salah memberhentikan mobil. Ga enak pada sopir akhirnya saya pun turun, dan dengan terpaksa saya melewati jembatan ini juga, dan tentunya saya harus berjalan lebih jauh dari biasanya. Tak apalah....memang ini kesalahan saya, bilang kiri lebih cepat pada supir angkot.

Ketika saya melewati jembatan tampa sengaja saya melihat kebawah, dan ya ampun... kali yang saat ini sedang kering karna musim kemarau yang sangat panjang, Alangkah kagetnya saya, kali ini bukan dipenuhi air tapi malah sampah yang memenuhi kali tersebut.
Alhasih lobang untuk jalur air tertutup rapat oleh sampah-sampah ini.
Diperjalanan pulang saya berpikir...bagaimana nanti klu hujan turun? Apakah air bisa mengalir dengan lancar, sedangkan sampah sudah memenuhi kali tersebut.

Terbersit dipikiran saya....yah...mereka bingung juga mesti buang kemana lagi sampah-sampah mereka. Sementara mereka yang tinggal di perumahan ataupun komplek-komplek dengan rutinnya mobil truk sampah mengangkut sampah-sampah warga komplek atau perumahan. Sehingga mereka tidak bingung membuang sampah mereka.
Saya berpikir seharusnya untuk yang tidak tinggal di dalam perumahan atau komplek seperti di perkampungan juga diberlakukan hal yang sama.
Harus ada yang mengelola masalah sampah agar warga diperkampungan tidak bingung untuk membuang sampah kemana.
Itupun harus ada biaya juga yang dikeluarkan warga setiap bulannya untuk membayar truk pengangkut sampah, agar terkoordinir dengan baik.
Dan disini ketua RW dan RT setempat lah yang harusnya mengurus semuanya.

Tapi itu semua berpulang pada warga kembali. Terkadang ada juga warga yang keberatan membayar iuran bulanan untuk sampah karna faktor ekonomi dan lain-lain.
Yah...diharapkan sampah tetap ada solusi yang terbaik, agar kita dapat mencegah banjir yang selalu datang di musim hujan.
Dan diharapkan kepada warga dan juga penduduk kerja sama yang baik.
Demi mengurangi penyakit dan banjir yang selalu datang tiap tahunnya.

Walaupun kita tidak merasakan dampak banjirnya. Saling memahami dan menjaga keindahan alam Indonesia yang tercinta ini. Semoga kita menjadi sadar sebab dan akibatnya.
Ini hanya lamunan saya saat dalam perjalanan menuju rumah.
Semoga bermanfaat bagi yang membaca.
Dan semoga masalah sampah mendapat solusi yang terbaik.
Diberi kesadaran pada warga agar tidak membuang sampah sembarangan.
Agar kelestarian alam tetap terjaga dengan baik. 

"Agar bencana alam dapat kita cegah, dan lingkungan menjadi indah"


Jum'at 18 September'2015

Tinapurbo@gmail.com
Sumber gambar : Dokumen pribadi
Categories:

2 komentar:

  1. Tempat nguliku deket sama kali ciliwung lho mak, kalo udah musim ujan jaga-jaga takut kalo banjir.

    Yah gitu deh, kudu ada kesadaran dari kitanya, nggak usah pake nyalahin orang lain, nggak ada abisnya! hhehe..

    BalasHapus
  2. Iya, masing2 individu hrs ada kesadaran sendiri2, tp yg susahnya kadang buang dikali jd budaya mereka, jd udh biasa ya...dan susah untuk ngilanginnya 😄😄

    BalasHapus